Berita Balangan

Kabar Gembira, Jamkesda Tak Berlaku Lagi, Pelayanan Kesehatan di Balangan Tetap Gratis

Meskipun Jaminan Kesehatan Daerah atau Jamkesda yang selama ini menjadi program pelayanan kesehatan gratis masyarakat

Kabar Gembira, Jamkesda Tak Berlaku Lagi, Pelayanan Kesehatan di Balangan Tetap Gratis
BANJARMASINPOST.co.id/muhammad elhami
RSUD Balangan. Foto diambil Selasa (31/10/2017) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - Meskipun Jaminan Kesehatan Daerah atau Jamkesda yang selama ini menjadi program pelayanan kesehatan gratis masyarakat Balangan tidak berlaku lagi per 1 Januari 2018, pelayanan kesehatan baik di Puskesmas ataupun Rumah Sakit tetap gratis.‬

‪Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Balangan melalui Kepala Bidang Pelayanan dan SDK Muhammad Noor, Sabtu (13/1/2018) membenarkan bahwa, Jamkesda yang selama ini menjadi salah satu jaminan kesehatan masyarakat di Kabupaten Balangan telah dihapuskan.

Hal ini, berdasarkan ketentuan Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) tahun 2017, bahwa tidak ada lagi jaminan kesehatan, selain yang diselenggarakan oleh BPJS.‬

‪"Program Jaminan Kesehatan Daerah atau Jamkesda, sudah berakhir per 31 Desember 2017, dan diganti dengan Program JKN-KIS yang berlaku efektif per 1 Januari 2018,” ungkapnya.‬

Baca: Wow, di Zaman Penjajahan di Barabai Sudah Ada Bioskop, Pakai Nama Ratu Belanda! Ini Dia

Baca: Sopir Pribadi Bawa Kabur Putri Majikan ke Bali, Ngaku 5 Kali Begituan di Hotel, Polisi Sita Kondom

Baca: Jelang Tengah Malam KPK Tangkap Mantan Pengacara Setnov, Fredrich Yunadi

Baca: LIVE STREAMING Bulutangkis Semifinal Thailand Masters 2018 - Indonesia Kantongi Satu Tiket Final

‪Ditambahkannya, peserta yang masuk dalam Program JKN-KIS tersebut adalah seluruh penduduk Kabupaten Balangan yang memiliki NIK atau Nomor Induk Kependudukan yang dibuktikan dengan KTP atau KK yang termasuk dalam database kependudukan Kabupaten Balangan.‬

‪“Sementara menunggu kartu tanda peserta yang masih dalam proses pencetakan, kepada masyarakat Balangan yang melakukan pemeriksaan kehamilan, persalinan dan nifas di Poskesdes, berobat di Puskesmas maupun Rumah Sakit untuk membawa KTP,” ujarnya.‬

‪Sehubungan dengan perubahan ini, Noor menyampaikan bahwa, kebijakan ini merupakan sebuah bentuk upaya Pemerintah Kabupaten Balangan untuk semakin meningkatkan mutu layanan kesehatan kepada masyarakat.

Diantaranya dengan mengubah sistem manajemen kepesertaan Jamkesda ke Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN-KIS) melalui BPJS Kesehatan.‬

‪“Untuk pelayanannya sendiri, dilakukan secara berjenjang sesuai alur rujukan, yaitu dari pelayanan tingkat pertama atau puskesmas, baru Rumah Sakit apabila diperlukan perawatan lanjutan. Kecuali, untuk kasus gawat darurat dapat langsung ke Rumah Sakit,” urainya.

Lebih lanjut menurutnya, saat ini konversi Jamkesda ke JKN-KIS ini telah didukung dengan adanya Surat Edaran Buapati Balangan Nomor 445/04/Dinkes-BLG/2018.‬

‪“Untuk itu, saat ini, kami terus melaksanakan sosialisasi konversi ini ke seluruh kecamatan dengan bekerjasama dengan BPJS Kabupaten Balangan,” pungkasnya. (Banjarmasinpost.co.id/muhammad elhami)

Penulis: Elhami
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help