Berita Kotabaru

Tidak Ada Pengawasan, Pengecer Semaunya Tetapkan Harga LPG 3Kg, Warga Dibikin Bingung.

Praktik spekulan harga LPG 3kg di wilayah Kotabaru makin tidak terkendali.

Tidak Ada Pengawasan, Pengecer Semaunya Tetapkan Harga LPG 3Kg, Warga Dibikin Bingung.
tribunkalteng.co/fathurahman
Pengecer gas elpiji.bersubsidi 

BANJARMASINPOST.CO.ID,KOTABARU - Praktik spekulan harga LPG 3kg di wilayah Kotabaru makin tidak terkendali.

Ditingkat agen hingga pangkalan harga gas subsidi pemerintah masih menyesuaikan harga eceran terendah (HET) kisaran Rp 24 ribu, namun di tingkat pengecer harga melambung hingga mencapai Rp 30 hingga Rp 35 pertabung. Pertanyaannya kemana subsidi untuk masyarakat?.

Melambungnya harga gas subsidi pemerintah, ditengarai kurangnya pengawasan atau pengawalan harga dilakukan pihak mempunyai kewenangan soal distribusi sampai ke tingkat pengecer.

Menjadi pemicu pengecer semaunya menetapkan harga demi meraup keuntungan yang lebih besar.

Sementara informasi berhasil dihimpun, melambungnya harga LPG 3kg kerab menimbulkan dana minor. Selain itu dari satu pengecer dengan pengecer lainnya beda-beda.

Baca: Dulu Tempat Nonton Film di Zaman Penjajah, Begini Nasib Bioskop Juliana Barabai Kini

Baca: Toko Toejoh Barabai, Sejak Zaman Belanda Hingga Kini Bangunannya Masih Asli

Baca: Keren, Ternyata Tuan Paul lah yang Membangun Pasar Los Batu Barabai Mirip Pertokoan Malioboro Yogya

"Beda-beda. Ada yang menjual Rp 30 ribu. Ada juga Rp 35 ribu," kata Fauzi salah seorang warga, Sabtu (13/1/2018).

Menurut Fauzi, mahal dan ketidaksesuaian harga LPG 3Kg yang jauh di atas HET sehingga program subsisi pemerintah seakan tidak menyentuh ke masyarakat.

Halaman
12
Penulis: Herliansyah
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help