Futsal

PDAM Bandarmasih Rajai Turnaman Akhir Pekan 2018

Bermodalkan pemain murni 100 persen lokal Banjarmasin, tim futsal Banjarmasin PDAM Banjarmasin sukses keluar menjadi juara

PDAM Bandarmasih Rajai Turnaman Akhir Pekan 2018
BANJARMASINPOST.co.id/burhani yunus
Tim futsal PDAM Bandarmasih menerima trofi, Minggu (14/1/2018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Bermodalkan pemain murni 100 persen lokal Banjarmasin, tim futsal Banjarmasin PDAM Banjarmasin sukses keluar menjadi juara Turnamen Akhir Pekan (TAP) 2018 yang berlangsung di GOR Hasanuddin Banjarmasin, Sabtu (13/1/2018) malam.

PDAM Banjarmasin sukses menjadi juara setelah di babak final mengalahkan tim futsal Kohusien FC dengan kemenangan 6-3.

Kemenangan PDAM Banjarmasin sudah diprediksi sebelumnya lantaran sebelum ke final Fahmi dan kawan-kawan sukses mengalahkan tim-tim unggulan seperti Putri Cahaya Bintang (CPB) dan GREE FC yang bermaterikan pemain PON dan beberapa pemain luar Kalsel seperti Jakarta yang berlaga di Liga Profesional.

Bertanding di babak final melawan Kohusien FC di babak pertama PDAM Banjarmasin berhasil lebih dulu unggul 6-0.

Enam gol PDAM tersebut dicetak Sanusi pada menit 6, Hakim menit 10 dan 11, Hasan menit 12 dan 20 serta Hasan menit 25.

Sedangkan tiga gol balasan Kohusien FC yang semuanya dicetak pada babak kedua dicetak Iwan pada menit 31 dan Iyan pada menit 32 dan Wahyu pada menit 37.

Hebatnya, PDAM Banjarmasin tidak hanya sukses merebut tropi juara namun dalam pertandingan tersebut PDAM Banjarmasin juga merebut trofi top skorer yang diperoleh Misrani dengan 14 gol dan The Base Player atas nama Fahmi.

Aliansyah manager PDAM Banjarmasin mengatakan, keberhasilan timnya karena semangat bertanding dan semangat ke daerahan anak asuhnya yang menginginkan PDAM Banjarmasin tidak mau kalah.

Bambang Hermawan mengatakan, kemenangan tim karena kerja keras latihan anak asuhnya yang bersama.

Nanang pelatih Kohusien mengatakan, kekalahan timnya karena faktor kelelahaan anak asuhnya dan salah satu pemain andalanya, Saufi, tidak bisa bermain di final karena aku akumulasi kartu kuning.

"Kami harus berlatih lagi karena banyak kelemahan di tubuh Koshusien FC," kata Nanang. (BANJARMASINPOST.co.id/burhani yunus)

Penulis: Burhani Yunus
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved