Berita Kotabaru

50 Persen Beras Didatangkan dari Jawa, Faktor Inikah Penyebab Harga Beras Mahal?

Melambungnya harga beberapa jenis beras dan beberapa komoditi lain yang dijual pedagang di Kompleks Pasar Kemakmuran

50 Persen Beras Didatangkan dari Jawa, Faktor Inikah Penyebab Harga Beras Mahal?
banjarmasinpost.co.id/herliansyah
Kepala Dinas Perdagangan dan Pasar Kotabaru Mahyudiansyah 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Melambungnya harga beberapa jenis beras dan beberapa komoditi lain yang dijual pedagang di Kompleks Pasar Kemakmuran, sejak beberapa pekan ini diakui Kepala Dinas Perdagangan dan Pasar (Disdagsar) Dr Mahyudiansyah.

Saat ditemui di halaman kantor Pemkab Kotabaru Mahyudiansyah mengungkap beberapa indikator penyebab melambungnya harga salah satu pangan primer masyarakat itu.

Menurut Mahyudiansyah, melonjaknya harga beberapa jenis beras perkilogramnya rata-rata Rp 600 sampai Rp 1.000 rupiah atau Rp 10 ribu perkarungnya.

Baca: Ini Video Usai Selasar Gedung BEI Roboh, Terdengar Suara Jeritan

Baca: Lantai Balkon di Tower 2 Gedung BEI yang Ambruk Menimpa Starbucks

Terutama beras asal Sulawesi dan Jawa yang didatangkan pedagang.

Menurut dia, kenaikan disebabkan selain harga gabah di petani produsen di Jawa mengalami kenaikan antara Rp 5.200 sampai Rp 6.000.
Padahal sudah ada ketetapan harga dari Menteri Perdagangan dan Menteri Pertanian harga gabah Rp 4.500.

"Ini disebabkan stok gabah di tingkat petani kosong karena faktor musim. Beberapa daerah di Jawa banjir sehingga panen dilaksanakan lebih cepat," jelas Mahyudiansyah, Senin (15/1/2018).

Selain itu, variabel lain mengakibatkan kenaikan harga beras. Khususnya di kalimantan seperti di Kotabaru setelah adanya larangan pihal kesyahbandaran otoritas pelabuhan (KSOP).

Penundaan waktu kapal berlayar dari pulau jawa ke pulau kalimantan akibat gelombang tinggi.

Halaman
12
Penulis: Herliansyah
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved