Merinding, Bila Malam Tak Ada yang Berani Melintas di Lokasi Bekas Bangunan RSU Soemarno Kapuas

WARGA Kabupaten Kapuas, Kalteng, umumnya tak banyak yang mengetahui awal berdirinya Rumah Sakit Umum (RSU) dr H Soemarno Kualakapuas.

Merinding, Bila Malam Tak Ada yang Berani Melintas di Lokasi Bekas Bangunan RSU Soemarno Kapuas
banjarmasinpost.co.id
Salah satu bangunan bekas bangsal anak yang masih tersisa dari RSU Kapuas di Desa Barimba RT3, Kecamatan Kapuas Hilir. 

BANJARMASINPOST.CO.ID,KAPUAS - WARGA Kabupaten Kapuas, Kalteng, umumnya tak banyak yang mengetahui awal berdirinya Rumah Sakit Umum (RSU) dr H Soemarno Kualakapuas.

Masyarakat hanya tahu RSUD Kapuas berada di Jalan Tambun Bungai, Kota Kualakapuas.

RSU dr H Soemarno Kapuas berada di Kampung Barimba RT3, Kecamatan Kapuas Hilir, berlokasi hanya puluhan meter dari ruas jalan trans Kalimantan, dan tidak jauh dari Jembatan Pulau Petak Kapuas.

Rumah sakit ini dulunya bernama Rumah Sakit Hanggulan Sinta.

Rumah sakit ini kali pertama didirikan oleh Zending Basle, misionaris agama Kristen Protestan.

Baca: Cerita Ilmu Kebal di Kandangan, Pemilik Bisa Tahan Senjata Tajam hingga Senjata Api

Baca: Ritual Mandi Kebal untuk Memperoleh Kekebalan Tubuh di Kandangan, Ini Persyaratannya

Konon, pusat Kota Kapuas juga berada di sekitar Kampung Barinba.

Dulu di sekitar rumah sakit tak ada jalan.

Kalau menuju ke rumah sakit, harus menggunakan jalur sungai, yang sekarang disebut daerah aliran sungai (DAS) Kapuas.

Jarak rumah sakit dengan DAS Kapuas hanya sekitar 100 meter.

Pada Malam hari, suasana di sekitar kawasan itu, sangat gelap.
Rimbunan pepohonan membuat warga tak berani melintas kawasan itu.
Mereka takut kalau di antara rimbunan pepepohonan menjadi sarang ular.

Warga kerap melihat ular berkeliaran, dan malam hari terkadang terdengar suara anjing mengonggong, seperti melihat mahluk halus.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved