Nahas! Ingin Membesarkan Mr P, Pria Ini Malah Tewas di Meja Operasi, Begini Ceritanya

Walau banyak kasus yang berakhir kegagalan, banyak yang tak kapok. Yang terbaru, operasi yang dilakukan seorang pria

Nahas! Ingin Membesarkan Mr P, Pria Ini Malah Tewas di Meja Operasi, Begini Ceritanya
Mirror
Ilustrasi 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Banyak pelajaran yang bisa diambil dari kisah seseorang yang tak pernah merasa puas dengan “alat tempurnya” hingga memiliki hasrat nggak masuk akal dengan mencoba meningkatkan "kejantanan" lewat operasi atau pengobatan alternatif.

Walau banyak kasus yang berakhir kegagalan, banyak yang tak kapok. Yang terbaru, operasi yang dilakukan seorang pria di Swedia berakhir fatal.

Seorang pria berusia 30 tahun di Stockholm berambisi untuk meningkatkan ketebalan dan panjang alat kelaminnya menggunakan proses transfer lemak dari perut dipindahkan ke penisnya.

Pria itu adalah satu dari 8.400 pria di seluruh dunia yang berusaha meningkatkan ketebalannya setiap tahun (statistik dalam waktu lama tidak tersedia karena sering dilakukan pada saat bersamaan, seperti dalam kasus ini, walaupun banyak dokter merekomendasikan untuk nggak melakukannya).

Baca: Demi Mirip David Beckham, Pria Ini Utang Ratusan Juta untuk Operasi Plastik, Hasilnya Kok Begini?

Deskripsi kasus yang dimuat dalam Journal of Forensic Sciences itu menjelaskan bahwa dokter bedah telah menyelesaikan tindakan operasi pemanjangan dan mulai melakukan pembesaran, dengan penyuntikan dua ons cairan dari sel lemak pasien. Namun tiba-tiba terjadi hal yang tak beres.

Lemak bocor ke pembuluh darahnya dan mengalir ke paru-parunya, yang mengakibatkan emboli paru-paru serta membuat pembuluh darahnya pecah.

Pasien yang sebelumnya nggak memiliki riwayat penyakit jantung itu akhirnya mengalami serangan jantung di meja operasi. Meski ada upaya dari dokter untuk melakukan (CPR) atau upaya pengembalian fungsi pernafasan dan fungsi sirkulasi, pria tersebut meninggal dua jam kemudian.

Baca: Demi Mirip Boneka Jepang, Perempuan Ini Rela Habiskan Uang Rp 300 Juta, Ini Kata Orangtuanya

Kesimpulan dari studi tersebut mengatakan, "Ini adalah penjelasan kasus pertama, di mana prosedur pembesaran penis yang tampaknya sederhana dan aman dengan transfer lemak dapat menyebabkan kematian mendadak pada seorang pemuda yang sehat."

Halaman
12
Editor: Murhan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help