Kriminalitas Tanahbumbu

Bandar Narkoba Ini Ternyata Residivis, Ia Mengaku Ambil Barang di Kota Ini

Tiga pelaku kasus sabu yang diringkus jajaran Satresnarkoba Polres Tanbu bersama polsek Kusan Hilir kini sudah mendekam di Mapolres

Bandar Narkoba Ini Ternyata Residivis, Ia Mengaku Ambil Barang di Kota Ini
istimewa
Tiga pelaku yang diduga sebagai kurir dan pengedar sabu diringkus jajaran Satuan Resnarkoba Polres Tanahbumbu bersama Polsek Kusan Hilir. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Tiga pelaku kasus sabu yang diringkus jajaran Satresnarkoba Polres Tanbu bersama polsek Kusan Hilir kini sudah mendekam di Mapolres Tanahbumbu.

Mereka adalah Sahirudin alias Sahir (45) warga Pasarbaru, Muhammad Fauzi (36) warga Kampungbaru Kusan Hilir dan Andi Naruddin alias Alut (47) warga Jalan Kapitan La Mattone kompleks perumahan Pesona Alam desa Kampungbaru Kusan Hilir.

Ketiga pelaku ditangkap Kampungbaru, Minggu (14/1/18).

Menurut Kasat Narkoba Polres Tanahbumbu Iptu Sunardi, Selasa (16/1/18), tiga pelaku sudah ditahan.

Baca: Hadeh, PNS Tanahbumbu Ini Tersandung Sabu, Ia Diringkus Bersama sang Bandar

Baca: Bandar Narkoba Mengaku Uang yang Disita Polisi Hasil Bisnis Batu Bara, Setelah Diselidiki Ternyata

Baca: Siapakah Katy Jurado, Sosok yang Dipasang Google Doodle Hari Ini, Ternyata Dia Aktris yang Melegenda

Sementara tiga pelaku semuanya sudah cek urinnenya dan dinyatakan positif narkoba semuanya.

Dari tiga pelaku, Alut merupakan TO yang sudah lama diincar.

Hingga akhirnya, saat kedua kurirnya ditangkap dan memberikan pengakuan bahwa mereka menyerahkan uang hasil penjualan.

Setelah itu, bosnya yang bernama Alut tersebut menyimpan uangnya di atas plafon rumahnya.

Baca: Siapakah Katy Jurado, Sosok yang Dipasang Google Doodle Hari Ini, Ternyata Dia Aktris yang Melegenda

Baca: Pesan Terakhir Dolores ORiordan Sebelum Meninggal, Dia Ucapkan Ini pada Kucing Piarannya

"Alut ini memang TO kami dan merupakan residivis. Orangnya sangat sulit ditangkap dan kali ini kami temukan barang bukti uang yang diduga kuat sebagai hasil penjualan," katanya.

Uang yang disimpan pelaku sebesar Rp 46.250.000.

Sementara barang bukti lainnya sebanyak satu paket sabu dan tiga unit HP yang digunakan untuk transaksi.

"Barang diambil ada yang dari Banjarmasin dan adapula yang dari Kalimantan Timur," katanya.

Atas perbuatan pelaku, mereka dijerat pasal 112 114 UU RI no 35 tahun 2009 dengan ancaman 15 tahun penjara.

Penulis: Man Hidayat
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help