Berita Banjarmasin

Renang NPC Kalsel Sumbang Empat Atlet di Asian Paragames Indonesia

Cabang olahraga renang National Paralimpic Comunity (NPC) Kalsel bisa dibilang sukses melalukan pembinaan para atletnya.

Renang NPC Kalsel Sumbang Empat Atlet di Asian Paragames Indonesia
istimewa
Riyanti, Paralimpian renang NPC Banjarmasin melakukan aba-aba sebelum bertanding, di ajang Peparprov III Kalsel 2017 Istimewa/Riyanti. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Cabang olahraga renang National Paralimpic Comunity (NPC) Kalsel bisa dibilang sukses melalukan pembinaan terhadap para atletnya.

Terbukti cabang olahraga renang NPC Kalsel paling banyak menyumbang atletnya akan tampil di Asian Paragames Indonesia 2018.

Keempat atlet NPC Kalsel masuk Pelatnas NPC Pusat yang dilaksanakan di kota Solo yakni
Riyanti klafikasi S6, Nor Aimah klafikasi S8, Suriansyah klafikasi S6 dan Iberamsyah klasifikasi S11.

Keempat atlet renang NPC Kalsel ini juga merupakan langgan NPC Pusat membela negara sebelumnya mereka tampil juga dipanggil di Asean Paragames Malaysia yang menjadi impian atlet NPC se Indonesia.

Baca: Jadwal Siaran Langsung Indosiar Piala Presiden 2018 Grup A PSM vs PSMS, Laga Pembuktian di Bandung

Baca: Mahasiswi Ini Iklankan Layanan Seks Online Lewat Medsos, Setelah Deal Ternyata

Tidak hanya tampil di Asean Paragames mereka juga sukses mengibarkan bendera merah putih di Malaysia sebagai tuan rumah Asean Paragames.

Misalnya, Suriansyah 3 emas 100 pungggung estapet gaya ganti 4X100 meter gaya bebas dan 4X100 gaya ganti.

Riyanti perak dan perunggu gaya bebas, Nur Ema emas dan perunggu gaya bebas dan dada kecuali Ibreramsyah yang gagal mempersembahkan yang terbaik untuk Indonesia.

Djuhrianur pelatih renang NPC Kalsel  mengingatkan atlet renang NPC Kalsel dan atlet lainnya yang seperti atletik, menembak, panahan, Goaball dan balap sepeda agar selalu maksimal berlatih dan mengikuti program yang diberikan pelatih sehingga bisa menadapatkan hasil maksimal, memberikan terbaik untuk Indonesi di Asian Paragames Indonesia 2018.

"Asian Paragames beda dengan Asean Paragames. Asian Paragames jauh lebih berat persaingannya ketimbang Asean Paragames," jelas Ateng sapaan akrab Djuhrianur. (*)

Penulis: Burhani Yunus
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved