Kriminalitas Hulu Sungai Selatan

Pencurian Soundsystem, Polisi Amankan Dua Penadah, Ini Jumlah Barang Bukti yang Diamankan

Dua penadah akhirnya diamankan dari kasus pencurian alat sound system yang ada di Musala dan Masjid di Kecamatan Simpur

Pencurian Soundsystem, Polisi Amankan Dua Penadah, Ini Jumlah Barang Bukti yang Diamankan
banjarmasinpost.co.id/aprianto
Barang bukti yang diamankan ada 11 Mixer 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Dua penadah akhirnya diamankan dari kasus pencurian alat sound system yang ada di Musala dan Masjid di Kecamatan Simpur, Hulu Sungai Selatan (HSS).

Pemuda yang dicurigai oleh warga Desa Garunggang Kecamatan Simpur, akhirnya ditetapkan sebagai pelaku pencurian.

Iqbal Mahendra Putra (28) ditetapkan sebagai tersangka.

Pria pengangguran ini berasal dari Desa Teluk Haur Kecamatan Daha Utara.

Baca: Pedangdut Cantik Ini Akui Gunakan Mistis Dayak untuk Tetap Eksis, Pakai Susuk Hingga Mandi Bungas

Setelah dilakukan pemeriksaan oleh aparat berwajib, akhirrnya dua penadah turut diamankan oleh aparat berwajib.

Mereka yakni M Soleh (33) warga Desa Banjarbaru Kecamatan Daha Selatan dan Hanran (60) warga Pihanin Kecamatan Daha Selatan.

Dari para penadah diamankan 11 mixer dan satu charger baterai.

Baca: Datuk Kelampayan, Kisahnya Ditulis oleh Seorang Mufti Kerajaan Indragiri

Kapolres HSS AKBP Rahmat Budi Handoko SIK melalui Kasubbag Humas Polres HSS IPTU Ghandi Ranu S membenarkan dengan diamankan dua penadah pencurian alat sound system Musala dan Masjid di Kecamatan Simpur.

"Untuk sementara baru ada tiga TKP yang ada melapor ke Polsek Simpur dan Polres HSS. Barang bukti yang diamankan ada 11 Mixer," katanya, Rabu, (17/1).

Untuk itu, kepada masyarakat dan pihak Musalla atau masjid yang merasa kehilangan mixer atau amflie bisa melapor ke Polsek Simpur atau Polres HSS dengan membawa kotaknya untuk dicocokkan dengan barang buktinya.

Baca: Wanita PNS Nunukan Ini Heran Dilabrak Biduan Selingkuhan Suaminya, Ternyata Minta Diizinkan Nikah

"Saat ini ketiganya sudah diamankan di Polres HSS. Mereka bakal dijerat pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman lima tahun," tambahnya.

Sebelumnya, Iqbal Mahendra Putra (28) diamankan warga pada Jumat, (12/1) sekitar pukul 11.30 Wita di Desa Garunggang Kecamatan Simpur, HSS.

Dia diamankan setelah dilakukan pemantaun oleh warga sekitar.

Awalnya Iqbal keluar dari Musalla AR Rahman di Desa Garunggang.

Kemudian dia kembali masuk ke langgar AL Munir yang juga masih di Desa Garunggang.

Baca: Klarifikasi Marion Jola Kontestan Indonesian Idol tentang Video Vulgar, Ayahnya Curhat di Facebook

Saat itu, Iqbal diikuti oleh masyarakat Desa Garunggang.

Sesampainya di Musalla AL Munir, Iqbal masuk ke dalam Musala kemudian dia keluar lagi menuju WC Musalla.

Pada saat dia di WC masyarakat langsung mengamankan terduga dan menggeledah tas milik terduga.

Saat dilakukan penggeledahan ditemukan dua obeng dan satu tang.
Kemudian pemuda yang dicurigai sebagai maling itu diserahkan ke Polsek Simpur.

Penulis: Aprianto
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved