Seputar Kaltim

Waduh! Status KLB, Balikpapan Malah Kosong Vaksin Difteri, Kenali Tanda-tanda Serangannya

Pemkot Balikpapan telah menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) difteri sejak awal Januari lalu.

Waduh! Status KLB, Balikpapan Malah Kosong Vaksin Difteri, Kenali Tanda-tanda Serangannya
kompas.com
Murid-murid SD Negeri 2 Sukamaju Baru Depok jalani imunisasi difteri. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BALIKPAPAN - Pemkot Balikpapan telah menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) difteri sejak awal Januari lalu.

Namun, kekhawatiran terjadi saat vaksin difteri khusus untuk usia 5-7 tahun di Kota Balikpapan kosong.

Hal tersebut diungkapkan Walikota Balikpapan Rizal Effendi di tengah-tengah Rapat Koordinasi KLB Difteri Provinsi Kaltim di Hotel Royal Suite, Balikpapan, Selasa (16/1). Rizal mengatakan, kalau dugaan tersuspect difteri itu bisa iya atau bisa tidak.

"Dari laporan ada 13 orang, dan kita sudah suspect itu masih dugaan dan harus diperiksa secara culture, kalau culture baru satu," kata Rizal.

Disampaikan Rizal, dalam kejadian luar biasa ini untuk vaksin kurang.

Baca: Pedangdut Cantik Ini Akui Gunakan Mistis Dayak untuk Tetap Eksis, Pakai Susuk Hingga Mandi Bungas

Ternyata ADS itu terbatas karena sudah tidak diproduksi lagi di Indonesia itu menjadi persoalan.

"Biofarma baru mau disuruh buat vaksin, tapi satu tahun lagi baru ada. Ini persoalan juga, harusnya dilakukan vaksinasi ulang, terutama untuk wilayah yang terdeteksi," ungkapnya.

Kekosongan vaksin difteri malah untuk usia 5-7 tahun. Dinas Kesehatan masih menunggu dari Dinas Kesehatan Provinsi untuk ketersediaan vaksin.

"Balikpapan tidak punya sama sekali. Kita nunggu, tidak mungkin kita yang mengadakan, masyarakat mungkin yang harus dilakukan PHBS harus lebih baik lagi, kemudian menghindari kontak-kontak yang tersuspect. Itu dulu yang harus dilakukan, tergantung vaksinnya yang ada," ujarnya.

Halaman
1234
Editor: Ernawati
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help