Bertakwa

Wahid Langsung Beri Bantuan Korban Kebakaran di Amuntai Selatan

Kebakaran yang terjadi di Desa Jumba dan Murung Sari Kecamatan Amuntai Selatan langsung mendapat perhatian dari Bupati Hulu Sungai Utara

Wahid Langsung Beri Bantuan Korban Kebakaran di Amuntai Selatan
Banjarmasinpost.co.id/Reni Kurniawati
Kebakaran yang terjadi di Desa Jumba dan Murung Sari Kecamatan Amuntai Selatan langsung mendapat perhatian dari Bupati Hulu Sungai Utara (HSU) Drs H Abdul Wahid HK MM MSi. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI - Kebakaran yang terjadi di Desa Jumba dan Murung Sari Kecamatan Amuntai Selatan langsung mendapat perhatian dari Bupati Hulu Sungai Utara (HSU) Drs H Abdul Wahid HK MM MSi.

Kebakaran yang terjadi pada Rabu (17/01/2018) pada pukul 03.00 Wita ini menghanguskan lima rumah dan satu gudang. Beruntung 15 orang yang menjadi korban tidak mengalami luka dan korban jiwa.

Kedatangan Wahid disambut oleh para korban dan warga sekitar. Dirinya menguvapkan bela sungkawa dan keprihatinan atas musibah yang terjadi. "Dengan adanya musibah ini semoga dapat meningkatkan kesabaran bagi seluruh korban, dan semoga bisa diganti dengan rezeki yang berkah," ungkapnya.

Dalam kesempatan itu Wahid juga menyerahkan bantuan berupa sembako dan juga uang tunai yang penyalurannya melewati Dinas Satpol PP dan Pemadam Kebakaran HSU.

Bantuan beras juga akan diserahkan pada Jumat (19/01/2017). Musibah ini semoga bisa menjadi pelajaran bagi masyarakat secara luas dalam penggunaan peralatan yang dapat menyebabkan api.

Wahid juga berterimakasih kepada TNI, Polri dan PolPP serta tenaga kebersihan yang telah membantu korban kebakaran untuk membersihkan sisa kebakaran. Lima korban kebakaran adalah rumah H Asiah yang rumahnya terkabar 100 persen, rumah Siti Aminah dan gudang rotan yang terbakar 100 persen, rumah Rusbani terbakar 100 persen , Sahruni dan Rahmawati terbakar 100 persen dan rumah kosong terbakar 100 persen.

Terpisah Kapolsek Amuntai Selatan Ipda Heri mengatakan pihaknya telah membantu korban kebakaran dalam membersihkan sisa kebakaran. Dari keterangan saksi diketahui asal api berasal dari rumah Aminah yang diduga disebabkan oleh arus pendek.

"Api cepat membesar karena sebagian besar material berupa kayu dan kerugian materi yang diperkirakan Rp 850 juta," ujarnya. (aol)

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved