Gowes Belatup Part 2 di Pelaihari Lintasi Sungai dan Danau

Trek yang disiapkan di antaranya meliputi dua sungai, dua danau , dua gunung dan perkebunan jagung,sawah, karet, sawit, buah naga.

Gowes Belatup Part 2 di Pelaihari Lintasi Sungai dan Danau
istimewa
The Power of Lintuhut (The Polt ) Tanahlaut Cycling Club 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Setelah hampir dua pekan ‘puasa’ event bersepeda, bulan ini (Januari 2018) kalangan pencinta gowes akhirnya dapat angin segar. Mereka bakal bisa saling bertemu kembali untuk mempererat silaturahmi, Minggu (21/01/2018) besok.

Bertempat di Kabupaten Tanahlaut (Tala), kegiatan gowes menantang bakal digelar bertajuk Bersepeda di Alam Tuntung Pandang, Belatup Part 2. Even ini dipersembahkan oleh The Power of Lintuhut (The Polt ) Tanahlaut Cycling Club.

Panitia Berlatup Part 2, M Rodhy, mengatakan pihaknya telah menyiapkan beberapa hal istimewa bagi para peserta. “Salah satunya adalah rute yang menantang dan panorama alam yang memesona,” ucapnya, Jumat (19/01/2018).

Ajang Belatup Part 2 kali ini dipastikan bakal lebih keren dibanding event pertama sebelumnya, baik soal rute maupun tantangannya. Rodhy mencontohkan tantangan yang ada di kawasan Gunung ‘Teletabis’ yang tentunya medannya naik turun. Namun di tempat ini peserta akan termanjakan oleh panorama alam yang sangat menawan.

Trek yang disiapkan di antaranya meliputi dua sungai, dua danau , dua gunung dan perkebunan jagung,sawah, karet, sawit, buah naga.

Juga ada tempat berbeda, lebih nyaman dan banyak tempat hiburan sehingga bakal menjadi wahana yang menyenangkan jika membawa keluarga. Soalnya di kawasan perkebunan sawit ada tempat wisata yang antara lain berfaslitas kolam renang, sepeda air dan tempat bermain anak.

"Juga ada taman tempat santai juga jadi peserta bisa membawa keluarga sambil berlibur diacara ini. Sajian ini untuk goweser pemburu trek, bukan pemburu hadiah," lanjut dia.

Panitia juga menyiapkan hal istimewa lainnya bagi para peserta yakni minuman herbal berbahan dasar gula merah. "Di sini, minuman herbal ini sering dipesan orang Sumatra untuk obat herbal," tutur Rodhy.

Selengkapnya simak di koran Banjarmasin Post edisi, Sabtu (20/01/2018).

Penulis: Khairil Rahim
Editor: Idda Royani
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help