Berita Tanahlaut

Nah! Pilkada Tanahlaut Kategori Rawan, Ini Penjelasan Ketua Bawaslu Kalsel

Tahapan pemilihan kepala daerah di Kabupaten Tanahlaut dinilai Badan Pengawas Pemilu Kalimantan Selatan (Bawaslu Kalsel)

Nah! Pilkada Tanahlaut Kategori Rawan, Ini Penjelasan Ketua Bawaslu Kalsel
Banjarmasinpost.co.id/Mukhtar Wahid
Iwan Setiawan, Ketua Bawaslu Kalsel 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Tahapan pemilihan kepala daerah di Kabupaten Tanahlaut dinilai Badan Pengawas Pemilu Kalimantan Selatan (Bawaslu Kalsel) terkari eskalasinya.

Jika sebelumnya dari empat kabupaten yang melaksanakan pemilihan kepala daerah, Tanahlaut masuk kategori rawan rendah. Kini sudah masuk kategori rawan tinggi.

Ukuran kerawan itu, dikatakan Ketua Bawaslu Kalsel, Iwan Setiawan setelah kedua incumbent, Bupati Tanahlaut Bambang Alamsyah dan Wakil Bupati Tanahlaut Sukamta, maju sebagai peserta pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2018.

Menurut Iwan Setiawan, majunya kedua pemimpin itu akan membuat dukungan warga pemilih pada 2013 lalu terbelah menjadi dua kubu. Memilih Bambang Alamsyah dan memilih Sukamta.

Baca: 3 LINK LIVE STREAMING Indosiar Persija Vs PSPS Piala Presiden 2018 Malam Ini Jam 19.30 WIB

Baca: BREAKING NEWS: Gunung Agung Muntahkan Abu Vulkanik Setinggi 2.500 Meter

Masih menurut Iwan Setiawan, kalangan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanahlaut sangat berbeda dengan tipikal ASN tiga daerah lainnya yang juga pemilih Pilkada.

"Di Kabupatan Tanahlaut potensi pemilih ASN terbelah menjadi dua kubu sangat mungkin terjadi. Ini momok Panwaslu Kabupaten Tanahlaut," katanya di Pelaihari, Jumat (19/1/2018).

Baca: LINK LIVE STREAMING PSM Vs Home United di Celebes TV Super Cup Asia 2018, MND FC Menanti

Informasi yang didengar Iwan Setiawan, bahwa kalangan ASN sangat dekat dengan Sukamta pada 2013 lalu hingga saat ini keduanya, Bambang Alamsyah dan Sukamta sama pembina ASN.

"Kacaunya itu jika ASN tidak bersikap netral dalam setiap tahapan Pilkada. Punya hak memilih tapi tidak harus terlibat dalam semua kegiatan pasangan calon," katanya.

Iwan mengaku jajaranya sudah melakukan upaya antisipasi sepetti gencar sosialiasi tentang netralitas ASN, melayangkan surat pencegahan ke instansi pemerintah, penyebaran spanduk agar ASN bersikap netral serta mengajak masyarakat turut mengawasi perilaku ASN dalam setiap kegiatan Pilkada.

"Panwaslu Kabupaten Tanahlaut keterbatasan personel sehingga meminta peran serta masyarakat untuk melaporkan. Jika Panwaslu menemukan ASN mendukung atau tidak netral tentu langsung diberikan tindakan dan sanksi yang tegas," katanya. (Banjarmasinpost.co.id/Mukhtar Wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help