Ekonomi dan Bisnis

Kalsel Masih Kekurangan SDM Pasar Modal

Kepala Pengawasan Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kantor Regional IX Kalimantan Ali Ridwan menilai Kalimantan Selatan

Kalsel Masih Kekurangan SDM Pasar Modal
banjarmasinpost.co.id/acm
BEI Gelar Investor Gathering 2018 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Kepala Pengawasan Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kantor Regional IX Kalimantan Ali Ridwan menilai Kalimantan Selatan masih kekurangan tenaga Wakil Perantara Pedagang Efek (WPPE).

Hal ini terlihat dari masih begitu besar investor dan calon investor yang memerlukan bimbingan terkait industri pasar modal baik dari segi pengetahuan pasar modal maupun teknis berinvestasi.

Karena itu OJK bersama Bursa Efek Indonesia (BEI) dan The Indonesia Capital Market Institute (TICMI) terus berusaha kembangkan sumber daya manusia (SDM) pasar modal khususnya WPPE untuk bisa akomodir minat masyarakat Banua untuk berinvestasi pasar modal.

Baca: Mau Pakai Tas Mewah Palsu, Begini Jawaban Mengagetkan Bupati Rita Widyasari

Baca: Pangeran Jin Berwujud Buaya Ajak Kawin Putri Keempat Nenek Juwita, Perlihatkan Ranjang Emas

Dijelaskan Ali, kurangnya tenaga SDM pasar modal khsusnya WPPE sangat dirasakan khususnya di daerah-daerah di luar Banjarmasin.

"Saya berharapnya nanti di setiap daerah di ke 13 Kabupaten dan Kota di Kalimantan Selatan (Kalsel) ini paling tidak masing-masing memiliki satu WPPE yang stay di galeri investasi di daerah," kata Ali. (Achmad Maudhody)

Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved