Berita Tanahlaut

VIDEO: Dua Biduan Electon Bikin Heboh Penghuni Rutan Pelaihari

Semua warga binaan berjumlah 401 orang itu dikeluarkan dari sel tahanan, termasuk warga binaan perempuan agar bersama

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Keluarga besar Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIb Pelaihari merayakan tahun baru 2018 di blok penjagaan bersama dua artis dangdut lokal, Jumat (19/1/2018).

Dua artis itu bergantian menyanyikan lagu dangdut diiringi orang tunggal (electon) yang dimainkan Suparmo, petugas Rutan Pelaihari.

Bergantian para warga binaan iru berjoget mengiringi tembang yang dinyanyikan dua penyanyi tersebut. Warga binaan juga dibolehkan unjuk kebolehan bernyanyi.

Baca: Pangeran Jin Berwujud Buaya Ajak Kawin Putri Keempat Nenek Juwita, Perlihatkan Ranjang Emas

Baca: Live Streaming Liga Inggris Burnley vs Man United Malam Ini, MU Tanpa Alexis Sanchez

Baca: Disebut Mirip Gembel, Agnez Mo Balas Netter yang Menghinanya dengan Sebut Harga Sepatunya Ini

Ahmad Syafie, Warga binaan kasus narkotika tampil dengan tembang lagu campur sari mampu menyedot perhatian rekannya.

Terlebih dia mampu tampil bergoyang patah-patah ala robot dengan botol susu berisi air teh yang tergantung di lehernya yang membuat penampilannya juga mengundang gelak tawa.

Semua warga binaan berjumlah 401 orang itu dikeluarkan dari sel tahanan, termasuk warga binaan perempuan agar bersama menghibur diri.

Khusus warga binaan perempuan hanya diperkenankan bergoyang bersama mengiringi lagu yang dibandingkan dua artis dangdut tersebut.

Kepala Rutan Pelaihari, Suparman menjelaskan kegiatan hiburan di Rutan Pelaihari itu sudah lama diagendakan. Baru dapat terlaksana karena sebelumnya semua pegawai sibuk.

"Intinya hiburan itu bertujuan membuat psikis warga binaan terhibur atau ada kegiatan menghilangkan kejenuhan. Ini pertigaan bulan akan dilaksanakan lagi hiburan bersama," katanya. (Banjarmasin Post/Mukhtar Wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved