Berita Kalteng

Begini Kronologi Warga Katingan Tewas Dimakan Buaya Muara Sei Sebangau Kalteng

Warga yang melakukan pencarian menemukan seekor buaya muara sedang berjemur di pinggir sambil memakan korban.

Begini Kronologi Warga Katingan Tewas Dimakan Buaya Muara Sei Sebangau Kalteng
via TRIBUNKALTENG.com/faturahman
Buaya yang ditemukan di Seruyan, Kalimantan Tengah. Foto dirilis Jumat (12/1/2017) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KATINGAN- Polsek Katingan Kuala menerima laporan kehilangan seorang warga setempat yang dikabarkan dimakan buaya saat memasang jaring untuk mencari ikan di Sei Sabangau Besar perbatasan Katingan dan Pulangpisau, masih dalam kawasan taman nasional sebangau.

Berdasarkan laporan yang diterima polisi, kejadian tersebut diceritakan dua orang saksi teman korban bernama Ari dan Yuni yang pada Sabtu (20/1/2018) juga bersama korban mencari ikan di Sei Sabangau tersebut.

Kejadian pada, Sabtu (20/1/2018) pukul 04.30 WIB. Saat itu korban bernama Aman dan dua temannya Yani dan Ari tengah memasang alat perangkap jaring udang dan ikan Jenis Hampang dengan cara masuk ke dalam air di anak sungai Kerokan Lumpur yang terletak di Sungai Sebangau Besar Kabupaten Pulang pisau.

Baca: Buaya Serang Warga Katingan Saat Mencari Ikan di Sungai Sebangau Besar Pulangpisau

Baca: Aman Hilang di Sungai, Yuni dan Ari Tak Sadar Buaya Mengintai Saat Mereka Pasang Jaring Ikan

Korban Aman dan rekannya Yani dan Ari bersama-sama masuk ke dalam air memasang jaring ikan.  Setelah selesai memasang jaring ikan, Yani dan Ari baru menyadari bahwa korban menghilang dan tidak jelas posisinya.

Kemudian keduanya berusaha mencari korban di sekitaran anak sungai kerokan Lumpur namun tidak menemukan korban.

Keduanya lalu kembali ke Desa Sebangau Jaya Kecamatan Katingan Kuala untuk meminta bantuan masyarakat dan melakukan pencarian korban. Rekan korban dibantu masyarakat melakukan penyisiran di sekitaran Anak Sungai Kerokan Lumpur.

Di lokasi tesebut warga menemukan seekor buaya muara sedang berjemur di pinggir sambil memakan korban. Kedua rekan korban dan masyarakat yang melihat hal tersebut kaget.

Baca: Semua Menangis Saat Alquran Raksasa Berusia Ratusan Tahun Sampai di Amuntai karena Hal Ini

"Kami mencari sebuah tongkat kayu untuk mengusir buaya muara tersebut dan berupaya melepaskan korban dari mulut buaya tersebut hingga akhirnya dilepas buaya. Namun korban saat itu sudah meninggal dunia,"ujar Ari.

Warga dan rekan korban selanjutnya membawa mayat korban ke Desa Sebangau Jaya Kecamatan Katingan Kuala untuk dimandikan dan dibersihkan serta dikebumikan pada hari itu juga oleh keluarga korban.

Menurut keterangan warga, saat ditemukan kondisi tubuh korban sudah tak utuh lagi. Aman sudah dalam keadaan meninggal dunia  dengan kondisi tangan kanan hilang, kaki kiri remuk dan perut dalam keadaan sobek akibat dicabik buaya. (faturahman/banjarmasinpost.co.id)

Penulis: Fathurahman
Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved