Berita Hulu Sungai Utara

Jembatan Gantung Tangga Ulin Dibangun Kembali, Kok Warga Kumpulkan Sumbangan?

Jembatan gantung yang menghubungkan Desa Tangga Ulin Hulu Kecamatan Amuntai Tengah dengan Pasar Induk Amuntai

Jembatan Gantung Tangga Ulin Dibangun Kembali, Kok Warga Kumpulkan Sumbangan?
Banjarmasinpost.co.id/Reni Kurniawati
Jembatan gantung yang menghubungkan Desa Tangga Ulin Hulu Kecamatan Amuntai Tengah dengan Pasar Induk Amuntai sudah sempat dihancur karena telah ada jembatan beton 

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI - Jembatan gantung yang menghubungkan Desa Tangga Ulin Hulu Kecamatan Amuntai Tengah dengan Pasar Induk Amuntai sudah sempat dihancur karena telah ada jembatan beton pengganti yang jaraknya sekitar 30 meter dari jembatan gantung tersebut.

Namun warga sekitar kini membangunnya kembali dengan dana hasil sumbangan dan saprah amal.

Ita warga sekitar mengatakan warga masih sangat membutuhkan jembatan tersebut karena lebih dekat dan tidak macet meskipun di jam pasar. Beberapa warga yang menggunakan sepeda biasanya juga lebih memilih melewati jembatan tersebut karena di jembatan beton yang baru opritnya terlalu tinggi hingga kesulitan melintas.

"Kasihan jika orangtua yang membawa belanjaan menggunakan sepeda melewati jembatan besar, kadang ada yang membantu mendorongkan sepedanya, jika lewat jembatan gantung tidak ada oprit sehingga lebih mudah," ungkapnya.

Namun warga juga perlu memperhatikan keamanan bagi pengguna jalan, sebab khawatir konstruksinya tidak mampu untuk menahan beban yang terlalu berat.

Baca: Pria Karanganyar Ini Bingung Istrinya Lahirnya Bayi Kembar Bule, Kebenaran Memilukan Pun Terungkap

Kepala Desa Tangga Ulin Hulu Akhmad Mujahid mengatakan mengumpulkan sumbangan hingga pembangunan jembatan dilakukan secara swadaya oleh masyarakat.

Aparat desa juga tidak memberikan izin secara resmi akan pengumpulan sumbangan dan pembangunan karena khawatir terjadi dampak dikemudian hari.

Mujahid mengimbau kepada masyarakat agar jembatan gantung tersebut hanya digunakan oleh pejalan kaki, dan tidak untuk menahan beban terlalu berat.
"Untuk yang menggunakan sepeda motor atau sepeda dengan gerobak bisa lewat jembatan beton yang telah dibangun oleh pemerintah daerah," ujarnya.

Aparat desa memang tidak bisa memberikan bantuan anggara karena justru akan menyalahi aturan jika menggunakan dana desa.

Halaman
12
Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved