Ekonomi dan Bisnis

Pasar Modal Masuk Pasar Terapung, Begini Reaksi Para Pedaganya

Progran literasi keuangan memang tidak mengenal batasan segmen masyarakat. Buktinya ibu-ibu para

Pasar Modal Masuk Pasar Terapung, Begini Reaksi Para Pedaganya
via BANJARMASINPOST.co.id/achmad maudhody
Pasar Modal literasi di Pasar Terapung, Siring Piere Tendean, Senin (22/1/2018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Progran literasi keuangan memang tidak mengenal batasan segmen masyarakat.

Buktinya ibu-ibu para pedagang buah-buahan dan sayuran di Pasar Terapung Siring Piere Tendean Banjarmasin juga menjadi sasaran literasi keuangan.

Kali ini, para ibu-ibu pedagang di Pasar Terapung yang total berjumlah 62 orang ini dikenalkan dengan pasar modal oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) Banjarmasin, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Indopremier Sekuritas, Sabtu (20/1/2018).

Baca: Jadwal Siaran Langsung Indonesia Masters 2018 di Kompas TV : Markus/Kevin Bakal Mudah?

Baca: Jadwal Siaran Langsung Indosiar Barito Putera vs Martapura FC : Tak Gentar di Derby Banua

Menggunakan pengeras suara portable, Executive Trainer BEI Banjarmasin Yuniar dan Brand Manager Ipotstock Indra Pratama menjelaskan berbagai instrumen pasar modal kepada para ibu-ibu pedagang pasar terapung ini.

Dijelaskan Yuniar, memberikan pemahaman terkait mekanisme, konsep investasi hingga instrumen-instrumen pasar modal kepada ibu-ibu pedagang tersebut merupakan tantangan tersendiri.

"Jadi kami sebisanya menggunakan istilah dan perumpaan supaya lebih mudah dipahami. Bahkan tidak ada istilah membeli saham, yang dipakai istilah membeli dan memiliki perusahaan," kata Yuniar.

Menurut Indra, walaupun literasi dilakukan secara sederhana dan literasi pasar modal pertamanya di pinggir sungai, namun antusiasme para ibu-ibu pedagang di Pasar Terapung sangat besar.

"Beberapa memang terlihat masih bingung, tapi tidak apa-apa nanti akan dibimbing lagi. Tapi antusiasnya luar biasa," kata Indra.

Program ini merupakan rangkaian agenda literasi pasar modal BEI, OJK dan Sekuritas untuk sasar segmen ibu-ibu pedagang.

Program ini masih akan berlanjut dengan literasi lebih mendalam dan membagi ibu-ibu para pedagang tersebut menjadi kelompok lebih kecil agar edukasi bisa lebih fokus dan terukur.

Kelas-kelas sekolah pasar modal juga akan diadakan dan dijadwalkan setiap Hari Selasa dan Kamis setiap minggu pukul 9.00 hingga 10.00 Wita.

Uniknya bukan dikelas atau di ruangan di Kantor BEI Banjarmasin atau Kantor OJK Regional IX Kalimantan seperti biasanya, tapi nantinya kelas akan dilakukan di Pasar Terapung Lok Baintan menggunakan kapal khusus yang difungsikan sebagai kelas-kelas mini.

"Pokoknya sekarang semua kalangan masyarakat harus melek investasi, investasi di pasar modal menjadi alternatif yang baik. Ini juga agar menghindari mereka terjebak investasi bodong," kata Yuniar. (Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody)

Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved