Bumi Antaluddin

Bupati HSS Apresiasi Kinerja Dinas PPKBPPPA HSS

Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPKBPPPA) Hulu Sungai Selatan (HSS)

Bupati HSS Apresiasi Kinerja Dinas PPKBPPPA HSS
istimewa
Bupati HSS H Achmad Fikry saat menghadiri kegiatan dinas PPKBPPPA HSS saat coffee morning akhir pekan lalu 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPKBPPPA) Hulu Sungai Selatan (HSS) terus memaksimalkan para kader pembantu pembina keluarga berencana desa (PPKBD).

Keberadaan kader Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa (PPKBD) di HSS sangat penting dalam membantu tugas Penyuluh Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK).

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPKBPPPA) HSS, Hj Is Susilastuti mengatakan bahwa setiap desa di HSS ada memiliki kader PPKBD. Mereka juga dibantu kader sub PPKBD di tingkat RT.

"Jumlah kader PPKBD saat ini ada 148 orang dan untuk kader sub PPKBD di tingkat RT ada 600 orang", katanya, Selasa, (23/1).

PPKBPPPA HSS
PPKBPPPA HSS (istimewa)


Keberadaan kader PPKBD dan kader sub PPKBD sangat membantu tugas penyuluh KB berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ada di HSS. Mengingat jumlah penyuluh KB dari ASN hanya berjumlah 24 orang.

Sejak 2018 mereka langsung di bawah naungan pusat namun tetap berkordinasi dengan pihak Kabupaten khususnya di PPKBPPPA HSS.

Bahkan untuk memaksimalkan kinerjanya, mereka harus melaporkan kegiatan melalui aplikasi E-Visum.

"Adanya aplikasi itu sangat membantu kita. Petugas KB berstatus ASN akan terpantau kinerjanya termasuk keberadaanya apakah benar benar ada di lapangan. Aplikasi itu terhubung dengan GPS. Sehingga semuanya bisa terpantau," tambahnya.

Untuk memberikan dukungan bagi kader PPKBD yang membantu tugas penyuluh KB ASN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) HSS telah memberikan bantuan sarana kerja yang telah diserahkan pada 2017 lalu.

Untuk 2018 bantuan sarana kerja akan kembali diberikan untuk kader sub PPKBD tingkat RT.

Berdasarkan data Kantor Urusan Agama (KUA) se Kabupaten HSS sudah telah terjadi penurunan perkawinan anak usia dini.

Pada 2016 persentasi perkawinan anak usia dini mencapai 29,95 persen.

Terjadi penurunan pada 2017 menjadi 23,50 persen.

Penurunan angka perkawinan anak usia dini ini karena tumbuhnya kesadaran masyarakat HSS.

Semuanya sejalan dengan Program Pemkab HSS agar tidak ada anak putus sekolah.

Pihaknya juga gencar mensosialisasikan pencegahan perkawinan pada usia anak.

"Sekolah dulu, kuliah baru bekerja. Sehingga pasangan yang menikah benar-benar siap untuk berumah tangga," tegasnya.

Dukungan keberhasilan program KB di HSS, menurutnya tidak terlepas dari dukungan dan arahan Bupati HSS H Achmad Fikry.

Bupati HSS memberikan perhatian khusus dalam upaya membina keluarga kecil bahagia dan sejahtera, pendidikan keluarga dan mencegah perkawinan anak di usia dini.

Sebelumnya, pada kegiatan coffe morning yang dilaksanakan di aula PPKBPPPA HSS akhir pekan lalu, Bupati HSS H Achmad Fikry mengapresiasi yang tinggi atas pencapaian yang telah diraih oleh Dinas PPKBPPPA HSS.

"Tetap semangat dalam bekerja, memberikan pelayanan terbaik terhadap masyarakat," katanya saat memberikan arahan kepada seluruh ASN Dinas PPKBPPPA HSS.

Fikry berpesan agar semuanya bekerja dengan baik dan semaksimal mungkin untuk melayani masyarakat HSS dengan sebaik mungkin  (*/aol)

Simak pula informasi mengenai Kabupaten Hulu Sungai Selatan di tautan berikut ini: Link 1

Penulis: Aprianto
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help