Kriminalitas Tanahlaut

Hj Sunarti Yakin Kliennya Tidak Mencuri dan Membunuh, Beber Kronologi di Pembelaan

Pada sidang sebelumnya jaksa menyampaikan tuntutan terhadap Muhammad Ridho alias Edo.

Hj Sunarti Yakin Kliennya Tidak Mencuri dan Membunuh, Beber Kronologi di Pembelaan
Banjarmasinpost.co.id /Mukhtar Wahid
Hj Sunarti 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Pada sidang sebelumnya jaksa menyampaikan tuntutan terhadap Muhammad Ridho alias Edo.

Pada sidang hari ini, Selasa (23/1/2018), penasihat hukum Muhammad Ridho, Hj Sunarti, menyampaikan nota pembelaan (pledooi).

Sunarti menegakasn, kliennya terbukti melanggar dua pasal sekaligus, yaitu penganiyaan yang mengakibatkan orang lain meninggal dunia dan pencurian disertai kekerasan seperti dalam surat dakwaan.

Ia menilai harusnya tuntutan jaksa mempertimbangkan keterangan para saksi dan keterangan terdakwa sehingga tidak merugikan dan memberi kesan bahwa kliennya melakukan pembunuhan sekaligus pencurian dengan kekerasan.

Baca: Komentar Mengejutkan Rhoma Irama Soal Pernikahan Angel Lelga-Vicky Prasetyo

Baca: Acara Mata Najwa Selalu Ditunggu, Saat Undang Anies dan Sandiaga Reaksi Netizen Sangat Mengejutkan

Baca: Tak Terima Video Pribadinya Disebar Lambe Turah, Jennifer Coppen Posting Ini di Instastory

Menurut Sunarti, kendaraan roda dua yang dibawa terdakwa menyelamatkan diri dari perkelahian duel tak seimbang dua melawan satu.

"Kendaraan yang dilaporkan dicuri juga sudah dibeli ayah terdakwa. Pelapor juga sudah mencabut pengaduannya di polisi," katanya, Selasa (23/1/2018).

Seperti yang diakui Panut, pemilik kendaraan roda dua yang dibawa kabur terdakwa saat usai berkelahi itu, di hadapan majelis hakim, Panut, menyerahkan sepeda motornya kepada terdakwa merasa takut.

Apalagi melihat terdakwa membawa senjata tajam jenis celurit.

Kemudian, terkait pasal tentang penganiyaan yang berakibat nyawa orang melayang, Sunarti menjelaskan kepemilikan senjata tajam jenis celurit itu bukan milik kliennya.

Tebasan itu tak bermaksud melukai hanya mencegah korban dan saksi peristiwa atau ayah korban tak meneruskan perkelahian.

Dalam lembaran pembelaan yang dibacakan Sunarti di hadapan majelis hakim Pengadilan Negeri Pelaihari dan jaksa penuntut umum pada Kejaksaan Negeri Tanahlaut saat itu, terdakwa juga meminta saksi atau ayah korban menyudahi perkelahian usai menang rebutan celurit agar segera menolong korban ke rumah sakit atau Puskesmas terdekat.

Humas Pengadilan Negeri Pelaihari, Poltak Hutajulu, mengatakan sidang ditunda pekan depan, untuk mendengarkan tanggapan jaksa penuntut umum atas pembelaan penasihat hukum terdakwa. (Banjarmasinpost.co.id/Mukhtar Wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved