Berita Kabupaten Banjar

Dedy Keluhkan Penjualan Minuman Temulawak Turun, Apa Penyebabnya?

Dedy (51) terlihat duduk termangu menunggu warga singgah untuk menikmati minuman temulawak produk olahannya.

Dedy Keluhkan Penjualan Minuman Temulawak Turun, Apa Penyebabnya?
Banjarmasinpost.co.id/Hari Widodo
Dedy (51) terlihat duduk termangu menunggu warga singgah untuk menikmati minuman temulawak produk olahannya. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Dedy (51) terlihat duduk termangu menunggu warga singgah untuk menikmati minuman temulawak produk olahannya.

Meski minuman ini cukup menyegarkan dan berkhasiat kini tidak banyak orang yang tertarik menikmati minuman berkhasiat olah warga Lutfia Tunggal ini.

Menurut Dedy, sekarang ini jualan temulawak terbilang sepi. Dalam sehari, dia paling hanya bisa menghabiskan 15 liter temulawak.

Jauh menurun dari beberapa tahun lalu dimana satu hari Dia bisa menghabiskan 50 liter temulawak.

Baca: Ada Indikasi Dijadikan Tempat Mesum, Kantor Gubernur Kalsel Dipasang Portal

Baca: Mata Najwa Ungkap Beda Anies dari Sandi dalam Menjawab Kritikan, Sandi Terima Masukan Anies Protes

"Makanya sekarang tidak pakai tangki air yang besar. Sekarang, pakai geriken yang sepuluh literan saja," katanya.

Menurunnya, penjualan temulawak olahannya ini kemungkinan karena sekarang ini banyak produk-produk minuman penyegar.

Padahal, minuman temulawak ini selain tanpa bahan kimia buatan Dia juga berkhasiat untuk pengobatan penyakit seperti jantung, liver serta menambah nafsu makan.

"Temulawak ini selain untuk menghilangkan haus juga bisa untuk pengobatan," kata Dedy.

Penulis: Hari Widodo
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved