Kisah Pembuat Kelambu Banjar

Memakai Kelambu Banjar Sejak Dipasang Saat Perkawinannya, Begini Penuturan Perempuan Cempaka Ini

Membuat Kelambu Banjar berbeda dengan membuat kelambu modern kini yang dibuat dari mesin yaitu pabrikan.

Memakai Kelambu Banjar Sejak Dipasang Saat Perkawinannya, Begini Penuturan Perempuan Cempaka Ini
Banjarmasinpost.co.id/milna sari
Kelambu pengantin Banjar buatan Cempaka.jpg 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Membuat Kelambu Banjar berbeda dengan membuat kelambu modern kini yang dibuat dari mesin yaitu pabrikan. Kelambu Banjar dibuat tak sembarangan.

Menurut Hj Rukwan, pembuat kelambu banjar di Cempaka, Kelambu Banjar dibuat dengan shalawat nabi. Selama membauat kealmbu, si pembuat akan terus bershalawat sambil membuat kelambu.

"Selalu bershalawat, maka dari itu kelambu Banjar dianggap berapuwah," ujarnya, Rabu (23/01/2018).

Salah satu pemilik kelambu Banjar di Cempaka adalah Laili. Warga Sungai Tiung Kecamatan Cempaka ini mengatakan memakai kelambu Banjar sejak setelah dipasang untuk acara perkawinannya.

Baca: Kelambu Banjar Dibuat dengan Shalawat Nabi, Saat Memasang Harus Ada Bubur Habang Bubur Putih

Baca: Pakai Kain Pembungkus Orang Mati, Kelambu Banjar Sudah Ada Sejak Pangeran Suryanata

Perempuan yang sudah satu tahunan menikah ini mengatakan masih tetap menggunakan kelambu Banjar yang merupakan kelambu kawinannya hingga kini.

"Orang sini memang seperti itu, kelambu Banjar tidak dipakai untuk hari kawinan saja, tapi dipakai selamanya," ujarnya, Rabu (23/01/2018).

Kini kelambu Banjar tambahnya tak lagi hanya bisa digunakan oleh orang tertentu, namun bisa dipakai oleh siapa saja yang mampu membeli.

"Kalau kelambu saya ini harganya lebih murah, karena sesuai dengan jujuran kemarin," tutupnya. (*)

Penulis: Milna Sari
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved