Fenomena Supermoon

Kementerian Agama Kalsel Sebar Surat Seruan untuk Laksanakan Salat Gerhana

Kementerian Agama Kalsel menganjurkan lewat surat edarannya agar umat Islam melaksanakan salat Gerhana.

Kementerian Agama Kalsel Sebar Surat Seruan untuk Laksanakan Salat Gerhana
banjarmasinpost.co.id/dony usman
Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor melaksanakan salat gerhana di Masjid Al Abrar yang dipimpin Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Tabalong, Rabu (9/3/2016). 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Warga Indonesia tidak terkecuali di Banua, dipastikan akan dihebohkan dengan munculnya fenomena gerhana bulan pada, Rabu (31/1) malam nanti.

Bagi kaum muslim, hendaknya momen tersebut juga dijadikan muhasabah, dan bahkan Nabi Muhammad SAW juga mencontohkan untuk salah sunah dua rakaat berjamaah.

Kementerian Agama Kalsel menganjurkan lewat surat edarannya agar umat Islam melaksanakan salat Gerhana.

"Dengan hormat. Berdasarkan Press Release dari Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI terkait Shalat Gerhana Bulan (Salat Khusuf) sebagaimana terlampir. Bersama ini saudara kami himbau agar melakukan koordinaasi dengan pihak masjid dan pihak-pihak lainnya di wilayah kerja masing-masing serta mengajak seluruh kaum muslimin untuk melakukan salat sunnah gerhana bulan secara berjamaah dan melakukan khotbah sesuai dengan tuntunan Nabi Muhammad SAW dan dianjurkan (sunnat muakkadah) untuk bertakbir terlebih dahulu."

Baca: Kejam, Para Pemuda Bantai 5 Kucing Lalu Siap Dibakar untuk Dimakan, Netizen Pun Marah

Baca: Dulu Heboh Kawin Kecelakaan, Begini Kehidupan Putri Jamal Mirdad dan Suaminya Setelah 12 Tahun Nikah

Hampir seluruh wilayah Indonesia terjadi Gerhana Bulan Total (GBT) ini yang waktunya terjadi pada Rabu (31/1/2018) atau 14 Jumadil Aawal 1439 H mulai pukul 19:48:27 WITA dan puncaknya akan tedadi pada pukul 21:29:49 WITA, dan akhir GBT puku123:11:11 WITA." itulah isi surat imbauan dari Kementerian Agama Islam Provinsi Kalimantan Selatan, nomo p.233/KW.17.5.5/HM.00/01/2018, yang ditandatangani Kepala Kanwil Kemenag Kalsel, H Noor Fahmi.

Surat tersebut sudah menyebar ke 13 Kabupaten Kota yang ditujukan kepada Kepala Kemenag Kabupaten Kota se Kalsel. Dari imbauan itu hendaknya diteruskan ke masjid masjid untuk melakukan salat gerhana.

Kepala Kanwil Kemenag Kalsel, Hj Noor Fahmi menjelaskan bahwa surat imbauan salat gerhana sudah ditanatangani dan sudah menyebar.

Baca: Salat Gerhana Lebih Afdol Dilakukan Berjamaah, Begini Niatnya

Baca: Ajaib, Uang Kuno Soekarno Ini Bisa Bergerak dan Melengkung Sendiri Saat Ditaruh di Tangan

Disebutkannya, Islam mengajarkan akan salat gerhana ini karena selain oerintah Nabi juga dilakukan oleh Nabi, sehingga menjadi sunnah hukumnya.

Disebutkannya, maknanya adalah momentum tersebut hendaknya dijadikan rasa bersyukur dan mendekatkan diri kepada Allah atas keAgungannya yang sudah menciptakan bulan dan matahari serta isinya.

"Kita ketahui, ini adalah kekuasan Allah. Matahari dan bulan merupakan dua makhluk Allah Subhanahu wa ta’ala . Peredaran dan silih bergantinya yang sangat yeratur merupakan ketetapan aturan Penguasa Jagad Semesta ini, seperti yang dijelaskan dalam surat Ar Rahman

”Matahari dan bulan (beredar) menurut perhitungan. (*).

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help