Harganya Bikin Takjub, Lukisan Yesus Ini Terjual Kepada Pangeran Arab Senilai Rp 6 Triliun

Kadang, harga sebuah karya seni emang nggak masuk akal. Ya, terutama buat orang-orang awam, sih. Kalo untuk seorang Pangeran

Harganya Bikin Takjub, Lukisan Yesus Ini Terjual Kepada Pangeran Arab Senilai Rp 6 Triliun
Jerome Favre/EPA
Orang-orang memotret lukisan Salvator Mundi yang tengah dipamerkan. Lukisan ini diragukan karena bola kristal yang dibawa Yesus Kristus tidak membelokkan cahaya. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Kadang, harga sebuah karya seni emang nggak masuk akal. Ya, terutama buat orang-orang awam, sih. Kalo untuk seorang Pangeran, berapapun harganya nggak jadi masalah.

Seperti informasi yang HAI kutip dari Kompas.com ini, pembeli lukisan Yesus Kristus yang diyakini sebagai mahakarya Leonardo da Vinci rela merogoh kocek senilai 450,3 juta dollar AS atau Rp 6 triliun terungkap.

Dilansir dari Daily Mail, Kamis (7/12), pembeli itu adalah pangeran Arab Saudi bernama Pangeran Bader bin Abdullah bin Mohammed bin Farhan AL Saud, yang membeli lukisan "Salvator Mundi" (Juru Selamat Dunia) dalam lelang di balai lelang Christie, New York, Amerika Serikat.

Dengan merogoh kocek triliunan rupiah, Pangeran Bader menjadikan lukisan tersebut sebagai lukisan termahal di dunia.

Pangeran Bader

Dikonfirmasi oleh The New York Times, Pangeran Bader diketahui telah membeli lukisan langka itu setelah pemerintah melakukan penyelidikan terhadap dokumen kepemilikan benda berharga milik pejabat dan orang kelas elite Saudi, termasuk keluarga kerajaan.

Baca: Presenter BBC Mencari Gadis Rimba yang Ditemuinya 20 Tahun Lalu di Hutan Sumatera, Usai Kabar Ini

Pangeran Bader nggak dikenal sebagai kolektor seni, dia merupakan keturunan keluarga kerajaan yang jauh.

Namun, Pangeran Bader menjadi teman dekat Putra Mahkota Saudi Pangeran Mohammed.

Dia membeli lukisan itu dengan enam kali cicilan, yang lima di antaranya dibayar dengan harga lebih dari 58 juta dollar AS atau Rp 785 miliar.

Kini, lukisan Salvador Mundi terpajang di museum Louvre Abu Dhabi

Halaman
123
Editor: Edinayanti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved