Salah Satunya Harus Takut! Ini 7 Adab Menyambut Gerhana Bulan dalam Islam

Satu tanda keagungan Allah tampil pada fenomena alam, seperti gerhana bulan atau gerhana matahari.

Salah Satunya Harus Takut! Ini 7 Adab Menyambut Gerhana Bulan dalam Islam
istimewa
Gerhana Bulan Total 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Satu tanda keagungan Allah tampil pada fenomena alam, seperti gerhana bulan atau gerhana matahari.

Dua kejadian tersebut menjadi bagian dari ayat kauniyah yang biasanya dibedakan dari ayat qauliyah (Al-Qur’an). Ayat berarti tanda.

Nah, sebentar lagi, gerhana bulan akan melanda yakni 31 Januari 2018.

Muhammad Ishom, Dosen Fakultas Agama Islam Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Surakarta menjelaskan, maksudnya, representasi dari kemahabesaran Allah, yang seharusnya membuat manusia kian meresapi kehadiran-Nya dan meningkatkan intensitas penghambaan.

Dalam Islam, gerhana matahari dikenal dengan sebutan kusufus syamsi dan gerhana bulan dikenal dengan sebutan khusuful qamar.

Baca: Jadwal Siaran Langsung Grup D Piala Presiden 2018 di Indosiar, Bali United Vs Persija Jakarta!

Para pakar ilmu falak atau astronomi telah memprediksi pada tanggal 31 Januari 2018 akan terjadi gerhana bulan total yang berlangsung sekitar satu jam.

Umat Islam disunnahkan melaksanakan shalat khusuf (gerhana bulan) setiap kali menyaksikan peristiwa ini terjadi.

Terkait dengan peristiwa gerhana bulan, Imam al-Ghazali dalam risalahnya berjudul Al-Adab fid Din dalam Majmu'ah Rasail al-Imam al-Ghazali (Kairo, Al-Maktabah At-Taufiqiyyah, halaman 437) menyebutkan beberapa adab menyambut gerhana bulan sebagai berikut:

Artinya: “ Senantiasa memiliki rasa takut, menampakkan rasa haru, segera bertobat, tidak bersikap mudah bosan, segera melaksanakan shalat, berlama-lama dalam shalatnya dan merasakan adanya peringatan.”

Halaman
1234
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved