Berita Balangan

Begini Cara Pemkab Balangan Antisipasi Wabah Campak dan Gizi Buruk

Kejadian Luar Biasa (KLB) wabah campak dan gizi buruk di Kabupaten Asmat, Papua membuat Pemerintah Kabupaten Balangan

Begini Cara Pemkab Balangan Antisipasi Wabah Campak dan Gizi Buruk
istimewa
Bupati Ansharuddin saat meninjau pelaksanaan pelayanan kesehatan kepada masyarakat belum lama tadi. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - Kejadian Luar Biasa (KLB) wabah campak dan gizi buruk di Kabupaten Asmat, Papua membuat Pemerintah Kabupaten Balangan, lebih waspada dengan meningkatkan program-program kesehatan yang ada.‬

‪Bupati Balangan, H Ansharudin mengatakan, hingga saat ini wilayahnya masih terbebas dari kasus campak, difteri dan gizi buruk.

Hal itu dikarenakan pihaknya gencar melakukan penyuluhan tentang kesehatan kepada masyarakat.‬

Baca: Inilah Tarif PSK Muda 19 Tahun yang Layani Empat Pria Dalam Semalam

‪"Saat ini belum ada indikasi, di Kabupaten Balangan sendiri belum ada, tapi kami harus tetap waspada," kata Bupati Ansharudin.

‪Dirinya memaparkan bahwa di wilayahnya selalu dilakukan gerakan kebersihan lingkungan, vaksinasi terhadap anak sebagai antisipasi agar masyarakatnya tetap sehat.‬

‪Lebih lanjut Ansharudin mengatakan, program suntik difteri sudah terprogram dengan sistem jemput bola terhadap anak dan ibu hamil.‬

Baca: Wow! Jenis Getar Goyang Paling Diminati Pemesan Sex Toys di Banjarmasin

‪"Saya bahkan turun langsung ke lapangan mendampingi petugas kesehatan. Masyarakat yang tadinya segan, jadi antusias mendapatkan layanan kesehatan secara cuma-cuma. Turun ke lapangan itu merupakan janji politik saya yang harus dipenuhi. Apalagi terkait dengan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat," jelasnya.‬

‪Selain itu sejumlah upaya juga digerakkan melalui kerjasama dengan pihak Puskesmas dan Dinas Kesehatan yang selalu memberikan penyuluhan kesehatan kepada masyarakat.‬

‪Meski tidak ada kasus gizi buruk di wilayahnya, namun pihaknya tetap berkoordinasi dengan Dinas kesehatan Provinsi.‬

(Banjarmasinpost.co.id/muhammad elhami)

Penulis: Elhami
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help