Berita HSS

Dana Pemerintah Terbatas, Guru Kapuh Ingatkan Warga HSS Lebih Kreatif

Mengajak masyarakat untuk menuntut ilmu agama bukan hanya tugas ulama saja, akan tetapi tugas bersama ulama dan umara.

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Hulu Sungai Selatan (HSS), HM Riduan Baseri mengingatkan warga agar kreatif.

"Dana pemerintah itu terbatas. Untuk itu jika kita ingin aktif, maka harus kreatif," katanya, Selasa, (30/1/2018).

Hal ini dikatakannya pada kegiatan dialog pembangunan dan silaturahmi pemerintah kabupaten HSS dengan ulama dan tokoh masyarakat di Kecamatan Simpur.

Menurut Guru Kapuh ini, untuk melaksanakan berbagai program MUI HSS memang memerlukan dana, namun menurutnya, tidak harus mengharapkan dana dari pemerintah.

Baca: Petugas Bakal Bongkar 12 Warung Milik Warga di Desa Tabur, Ini Alasannya

Dialog pembangunan itu menurutnya sebagai moment untuk menyerap aspirasi masyarakat untuk pembangunan dan kemajuan agama di Kabupaten HSS.

Guru Kapuh juga mengatakan untuk kemajuan agama, para ulama harus berdakwah dengan berbagai program yang telah direncanakan.

Sekarang ini MUI sudah ada ditingkat Kecamatan. Melalui MUI Kecamatan inilah, dakwah dan syiar-syiar agama disebarluaskan di desa-desa.

Perlu diperhatikan adalah bagaimana supaya dakwah tersebar sampai ke pelosok. Para ulama perlu mengajak masyarakat agar bersemangat dalam menuntut ilmu agama.

"Kita harus melakukan sesuatu bagaimana agar masyarakat semangat menuntut ilmu. Jika masyarakat bersemangat, otomatis ibadah meningkat, mushalla dan langgar semakin ramai, dan maksiat berkurang. Inilah tanda bahwa dakwah berhasil," bebernya.

Halaman
12
Penulis: Aprianto
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved