Berita Tanahlaut

Mobil yang Ditumpangi Guru Ponpes di Asamasam Tergelincir di Gunung Mangkok Batibati

Warga Desa Bentokdarat, Kecamatan Batibati, Kabupaten Tanahlaut, digegerkan peristiwa kecelakaan lalulintas tunggal

Mobil yang Ditumpangi Guru Ponpes di Asamasam Tergelincir di Gunung Mangkok Batibati
Istimewa
Kondisi mobil minibus usai dievakuasi karena kecelakaan tunggal di Gunung Mangkok Desa Bentokdarat Kecamatan Batibati, Kabupaten Tanahlaut, Selasa (30/1/2018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI- Warga Desa Bentokdarat, Kecamatan Batibati, Kabupaten Tanahlaut, digegerkan peristiwa kecelakaan lalulintas tunggal di kawasan Gunung Mangkok, Selasa (30/1/2018), sekitar pukul 15.10 Wita.

Kecelakaan tunggal itu dialami satu unit mobil roda empat bertulis di pintunya Ahbabul Mustafa, jenis minibus putih merek KIA bernopol DA 8901 AQ.

Mobil itu tergelincir keluar dari jalur. Jalan itu alternatif menuju Pelaihari dari arah Cempaka belok kiri. Nanti ujungnya tembus di pertigaan Desa Tambangulang.

Beruntung dalam musibah itu, pengemudi dan penumpangnya dikabarkan dua orang, tidak mengalami cedera sedikitpun. Mobil itu masih dititipkan di halaman rumah warga setempat.

Baca: Hasil Babak Pertama Arema FC Vs Bhayangkara FC - Skor 0-0, Tekling Hanif Bikin Pertandingan Terhenti

Peristiwa itu mendapat respon warganet karena saat proses evakuasi dari sisi jalan dengan bantuan mobil dumptruk, diabadikan dan diposting di media sosial.

"Astagfirullahhaladzim, ini mobil ust kaprawi (Guru pondok pesantren) hanya akan," tulis akun ichaqiea berkomentar di media sosial.

Informasi dihimpun, mobil itu diduga milik seorang guru agama Islam di pondok pesantren di Desa Asamasam. Mobil itu dikabarkan baru dari wilayah Hulu Sungai menghadiri acara syiar agama.

Muhammad Rofie, warga Desa Bentokdarat mengaku tak mengenal dan mengetahui nama pengemudi mobil naas itu. Ia hanya mengetahui saat proses evakuasi karena lokasi kecelakaan berdekatan dengan tempatnya bekerja di bengkel mobil.

"Gunung Mangkok ini tidak terhitung korban yang mengalami kecelakaan. Mungkin sudah ribuan jumlahnya. Cuma korbannya tidak ada yang tewas," katanya. (Banjarmasinpost.co.id/Mukhtar Wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help