Tiga Point yang Bikin Para Driver Taksi Online Keberatan, Alasannya Ini

Mereka menyuarakan agar Permenhub kembali dilakukan revisi. Setidaknya tiga point tuntutan mereka yakni, point terkait SIM

Tiga Point yang Bikin Para Driver Taksi Online Keberatan, Alasannya Ini
banjarmasinpost.co.id
BPost Cetak

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Meski Permenhub sudah diteken gubernur, ternyata masih belum berjalan mulus.

Terbukti adanya demo para supir taksi online di Kementerian Perhubungan, kemarin.

Mereka menyuarakan agar Permenhub kembali dilakukan revisi.
Setidaknya tiga point tuntutan mereka yakni, point terkait SIM A Umum harus dicabut, juga tanpa harus gabung koperasi, dan tanpa harus uji KIR.

Alasan para supir taksi online, mereka menggunakan mobil pribadi beli sendiri dan tahun terbaru sehingga tak perlu harus dilakukan KIR.

Baca: Gila, Dalam Sebulan Toko di Banjarmasin Ini Jual Sex Toys Hingga Puluhan!

Namun Rusdiansyuah menegaskan, taksi online ini harus memiliki SIM A umum.

“Kalau dulu cukup SIM A saja, namun kini para driver online wajib punya SIM A umum. Kalau tidak nanti akan ditindak karena dianggap pelanggaran UU. Pengemudi taksi harus umum karena angkutan umum,” ujarnya.

Terkait point harus masuk koperasi, dimungkinkan karena badan hukum dan punya wadah.

Baca: Miris! PSK Muda 19 Tahun di Banjarmasin Ini Layani 4 Pria Hidung Belang Dalam Semalam

“Kan boleh semuanya termasuk koperasi, BUMN/BUMD boleh, hanya saja mereka juga harus punya minimal lima kendaraan,” kata Rusdiansyah.

Sedangkan soal KIR disyaratkan untuk kenyamanan keamanan penumpang. “Saya kira keputusan itu hasil judicial reveiw, dan sudah selesai,” pungkasnya.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help