Berita Hulu Sungai Tengah

Pemkab HST Nunggak Rp 4 Miliar Lebih Tagihan RS Damanhuri Barabai

Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah ternyata punya tunggakan utang kepada Rumah Sakit H Damanhuri Barabai (RSHD).

Pemkab HST Nunggak Rp 4 Miliar Lebih Tagihan RS Damanhuri Barabai
Banjarmasinpost.co.id/hanani
Gedung Rawat Inap baru empat lantai Rs Damanhuri Barabai yang dibangun menggunakan dana APBD 2017. Gedung rawat inap ini terdiri kelas , II,I. VIP dan Supervip. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah ternyata punya tunggakan utang kepada Rumah Sakit H Damanhuri Barabai (RSHD).

Utang senilai Rp 4 miliar lebih tersebut merupakan tagihan atas pelayanan pasien dari warga yang menggunakan surat keterangan miskin (SKTM) saat berobat ke rumah sakit dan Puskesmas.

Sementara, pasien tersebut tidak masuk dalam data penerima JKN KIS dinas sosial. Pihak rumah sakit pun kebingungan menagihnya.

Demikian pula Pemkab HST, pasca Jamkesda dihentikan sejak 31 Mei 2017 anggaran untuk pasien miskin di luar data Dinsos tak ada lagi.

Baca: Dimulai dari Niat Sholat Gerhana, Begini Cara Mengerjakan Shalat Khusuf Berjamaah

Dinas Sosial menyatakan, semua masyarakat miskin sesuai data yang disampaikan pambakal dan verifikasi Dinsos didaftarkan sebagai peserta BPJS yang iuaran per bulannya dibayarkan oleh Pemkab melalui Dinkes.

Sementara, Dinsos sendiri tak bisa merekomendasikan membayar kepada Dinkes, karena pasien yang memiliki surat tersebut tak masuk data.

Sementara Direktur RSHD Barabai menyatatakan, kondisi tersebut mengganggu pelayanan rumah sakit jika tak segera diselesaikan.

Baca: Gerhana Bulan Total Super Blue Blood Moon, Parapsikolog Ini Bakar Kemenyan dan Siapkan Pocong

Masalah tersebut, terungkap dalam rapat koordinasi penyelesaian tunggakan pemerintah daerah ke RSHD, oleh Komisi I DPRD HST, dengan mengundang Dinkes, Dinas Sosial dan RSHD Barabai, Rabu (31/1/2018).

Halaman
123
Penulis: Hanani
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help