Berita Banjarmasin

Buana Penasaran Melihat Gerhana Lewat Teleskop, Tapi yang Dilihatnya Malah Seperti Ini

DARI teleskop ke teodolit kemudian kembali ke teleskop lagi, memang hanya berjarak dua sampai tiga meter.

Buana Penasaran Melihat Gerhana Lewat Teleskop, Tapi yang Dilihatnya Malah Seperti Ini
banjarmasinpost.co.id

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - DARI teleskop ke teodolit kemudian kembali ke teleskop lagi, memang hanya berjarak dua sampai tiga meter.

Namun, rasa penasaran satu warga Banjarmasin, Buana, menyaksikan gerhana bulan melalui teropong benda langit di Taman Bekantan Siring Jl Pierre Tendean, Rabu (31/1) malam.

Sembari menunggu antrean dengan warga lainnya yang juga ingin menatap gerhana melalui teropong langit, Buana seolah tidak sabar melihat fenomena alam yakni ketika penampang bulan tertutup oleh bayangan bumi.

Baca: Bikin Merinding, Makhluk Bersayap Ini Muncul Saat Gerhana Bulan di Kawasan Puncak

Baca: Ngebet Ingin Punya Bayi, Ini Jawaban FDj Amel Alvi Saat Ditanya Soal Pengusaha Batu Bara Banua

Baca: Hasil Pertandingan MU Vs Tottenham Hotspurs - Detik Demi Detik Setan Marah Tunduk dari Lily White

Baca: Heboh Penampakan Gerhana Bulan Super Blue Blood Moon di Tanjung, Disertai Awan Tipis Berlafaz Allah

"Saya hanya penasaran ingin tahu bagaimana rasanya melihat gerhana melalui teleskop," ucapnya sebelum meletakan mata pada lensa teleskop yang ia hadapi.

"Gelap," komentarnya singkat, sesaat setelah ia melihat gerhana melalui teleskop.

Tidak puas satu teleskop, ia pun berpindah ke teodolit.

Hasil penglihatan yang ia dapati juga sama.

Masih saja gelap.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved