Berita Banjarmasin

Mau Kopiah Bentuk Sasirangan yang Uni Ini, Pemesan Langsung Bisa Sesuaikan Ukuran Kepala

Selain kain beludru, kain sasirangan juga bisa dijadikan bahan untuk digunakan mengolah kopiah banjar.

Mau Kopiah Bentuk Sasirangan yang Uni Ini, Pemesan Langsung Bisa Sesuaikan Ukuran Kepala
Banjarmasinpost.co.id/khairil rahim
Kopiah bermotif sasirangan 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Selain kain beludru, kain sasirangan juga bisa dijadikan bahan untuk digunakan mengolah kopiah banjar.

Nah salah satu pengrajin yang masih aktif hingga kini membuat kopiah adalah Arief Rahman.

Di rumah sederhana di kawasan Kampung Sasirangan Jalan Seberang Mesjid No.19 Rt.03 atau dekat langgar Hidayutul Khair ini dia mengolah sendiri kopiah sasirangan.

"Kopiah sasirangan kini jadi ngetren, makanya banyak yang pesan selain kain beludru," kata bapak dua anak ini.

Dia menambahkan untuk harga jasa pengolahan dibanderol hanya Rp 60 ribu sementara bahan sasirangan disiapkan sipemesan.

"Kalau mau langsung jadi Rp 100 ribu saja bahan semua kami siapkan," kata dia.

Baca: Heboh Penampakan Gerhana Bulan Super Blue Blood Moon di Tanjung, Disertai Awan Tipis Berlafaz Allah

Sebelum diolah, kopiah sasirangan disesuaikan dulu dengan ukuran kepala pemesan. Untuk pengolahan hanya memerlukan satu hari saja.

"Dalam sehari saya bisa mengerjakan 3-5 biji jadi pesan hari ini kalau tidak banyak order besok sudah selesai," lanjut dia.
Usaha ini dia rintis meneruskan usaha kakek dan ayahnya yang sejak lama menjadi pembuat kopiah Banjar

"Kakek dan abah dulu juga bikin kopiah jadi meneruskan saja," sebut dia.

Baca: Bikin Merinding, Makhluk Bersayap Ini Muncul Saat Gerhana Bulan di Kawasan Puncak

Saat ini pemesanan sudah banyak dilakukan oleh beberapa usaha untuk dijual kembali.
"Mereka pesan ada yang 5-10 biji untuk dijual kembali," lanjut dia.

Kupiah sasirangan buatan sendiri ini selain kuat tahan lama juga bisa digunakan untuk ibadah, memberi anak panti asuhan, kopiah seragam anak sekolah juga untuk fashion show. (*)

Penulis: Khairil Rahim
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help