Berita Banjarbaru

Puting Beliung Menerbangkan Atap Rumah Toni, Balok Kayu Itu Jatuh Menimpa Pelipis Mata

Masih terkait cuaca ekstrim, angin puting beliung membuat keluarga Toni (35), warga Kelurahan Bangkalan, Cempaka, Banjarbaru, syok.

Puting Beliung Menerbangkan Atap Rumah Toni, Balok Kayu Itu Jatuh Menimpa Pelipis Mata
banjarmasinpost.co.id
bpost cetak 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Masih terkait cuaca ekstrim, angin puting beliung membuat keluarga Toni (35), warga Kelurahan Bangkalan, Cempaka, Banjarbaru, syok.

Informasi dari Bang Beni grup Tagana Kota Banjarbaru, akibat puting beliung Selasa malam menyebabkan rusaknya sejumlah rumah RT 07 Kelurahan Bangkal, Kecamatan Cempaka, Banjarbaru.

Angin memorakporadakan dan menerbangkan atap rumah Tony hingga sejauh puluhan meter.

Sontak Toni yang kala itu bersama istrinya, Siti Aisah (33), putanya M Sandi (11) dan Rara Maharani bayi yang masih berumur 11 bulan disaput kepanikan.

Baca: Ngebet Ingin Punya Bayi, Ini Jawaban FDj Amel Alvi Saat Ditanya Soal Pengusaha Batu Bara Banua

Suasana itu semakin mencekam karena aliran listrik juga padam.

Tiupan angin yang terus menderu semakin kencang membuat Tony sekeluarga ketakutan.

Tony berujar, malam itu awalnya hujan deras disertai angin kencang.
Saat itu dia beserta anak dan istrinya sedang duduk di dalam rumah lantaran listrik mati.

Tiba-tiba saja,terdengar bunyi keras.

Tak disangka, atap rumahnya terbang.

Baca: Korban Luka dan Tewas Terus Berjatuhan, Kawasan Pabahanan di Tanahlaut Ini Disebut Jalur Tengkorak

Saat itu juga Toni langsung merangkul bayinya yang baru berumur 11 bulan, Rara Maharani.

Dia mendekap agar putrinya tidak tertimpa balok kayu rumah.

Balok kayu yang jatuh hanya mengenai pelipis mata Toni.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help