Berita HSU

Disperindagkop Larang Pedagang Candi Agung Berjualan di Bahu Jalan, Ini Sanksinya Bila Melanggar

Pedagang sayuran, buah, ikan, jajanan, makanan hingga pakaian juga banyak tersebar di sepanjang jalan tersebut.

Disperindagkop Larang Pedagang Candi Agung Berjualan di Bahu Jalan, Ini Sanksinya Bila Melanggar
banjarmasinpost.co.id/reni kurniawati
Pasar dadakan Candi Agung buka sejak pukul 06.00 WITA dan mulai tutup pada pukul 13.00 WITA 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Setiap pagi jalan empu jatmika sekitar objek wisata Candi Agung selalu ramai dipadati dengan pedagang. Pedagang sayuran, buah, ikan, jajanan, makanan hingga pakaian juga banyak tersebar di sepanjang jalan tersebut.

Awalnya pedagang hanya sedikit namun lama-kelamaan pedagang bertambah banyak dan menempati bahu jalan. Awalnya pedagang hanya berjualan di atas trotoar hingga tidak mengganggu lalu lintas.

Namun Seiring berjalannya waktu jumlah pedagang semakin banyak dan menggunakan bahu jalan untuk berjualan.

Pembeli tidak disediakan tempat parkir sehingga mereka meletakkan kendaraan juga di pinggir jalan, hal ini jelas menambah kemacetan jalan.

Baca: NEWSVIDEO: Pencuri Sarang Burung Walet Jaro Dihadiahi Timas Panas Saat Beraksi

Di sekitar objek wisata Candi Agung juga terdapat beberapa sekolah, siswa yang mengendarai sepeda dan sepeda motor sering mengalami kesulitan saat ingin keluar masuk pintu gerbang sekolah. karena pedagang juga berjualan di sekitar lingkungan sekolah.

Pada jam istirahat tak sedikit siswa yang keluar dari lingkungan sekolah untuk membeli makanan ringan di pasar.

Kondisi ini banyak dikeluhkan oleh masyarakat sekitar, terlebih bagi pemilik rumah yang di depannya juga digunakan pedagang untuk berjualan. Pemilik rumah juga cukup kesulitan untuk keluar masuk terhalang oleh aktivitas pasar.

Saat ini Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) HSU telah melakukan penertipan secara bertahap. Saat ini pedagang telah didata untuk memastikan jumlah pedagang agar tidak terjadi lagi penambahan.

PLT Disperindakop Kaberi mengatakan pihaknya telah memberikan sosialisasi kepada pedagang untuk lebih tertib saat berjualan.

Halaman
12
Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help