Berita Banjarmasin

Mantap, 522 CPNS Kemenkumham Dibekali Beladiri Oleh Instruktur MMA, Ini Tujuannya

Materi Beladiri Pemasyarakatan diberikan oleh Tim Tactical Self Defense (MMA Banjarmasin), dengan 8 orang instruktur.

Mantap, 522 CPNS Kemenkumham Dibekali Beladiri Oleh Instruktur MMA, Ini Tujuannya
banjarmasinpost.co.id/irfani rahman
CPSN Kanwil Kemenkumham dilatih bela diri oleh instruktur dari MMA. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Hari terakhir Orientasi II Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Lingkungan Kanwil Kemenkumham Kalsel Tahun 2018, sebanyak 522 CPNS mengikuti materi Beladiri Pemasyarakatan bertempat di Aula Pasca Sarjana Universita Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin, Jumat (2/2/2018).

"Bukan hanya materi yang diberikan di dalam kelas, tetapi para CPNS juga dibekali pengetahuan beladiri, sehingga ketika mereka mulai melaksanakan tugas di Unit Pelaksana Teknis (UPT) masing-masing, selain memiliki skill yang bagus, mereka juga memiliki kepercayaan diri dalam melakukan tugas pengamanan nantinya. ungkap Kepala Bagian Umum Kanwil, Rakhmat Renaldy.

Materi Beladiri Pemasyarakatan diberikan oleh Tim Tactical Self Defense (MMA Banjarmasin), dengan 8 orang instruktur.

Baca: Hasil Perempat Final India Open 2018 - Angga Pratama/Rian Agung Disingkirkan Pasangan China

Baca: Fakta-fakta Siswa Aniaya Guru di Sampang Hingga Tewas, dari Idola Hingga Anak Kepala Pasar

Di sela-sela memberikan pelatihan beladiri kepada para CPNS, salah satu instruktur, yang juga merupakan pegawai di Kanwil Kemenkumham Kalsel, M. Harry Nugraha menyampaikan, pembekalan beladiri untuk orientasi CPNS ini diberikan dengan persepsi pengamanan, aman terhadap keselamatan petugas sendiri, secara umumnya dapat mengamankan dan melumpuhkan ancaman lawan dengan serangan yang minim.

Dimana teknik yang diajarkan telah disusun dengan praktis, adaptif dan efektif, sehingga bagi CPNS yg belum pernah membekali diri dengan beladiri apapun dapat mengaplikasikannya..

Beladiri Tactical Selfdefense merupakan kombinasi dari seni beladiri Muaythai, Brazilian Jiu Jitsu dan Wrestling. Filosofi yang dipegang oleh praktisi bela diri ini adalah bagaimana lawan yang lebih kecil, lebih lemah, dan lebih lambat dapat menghadapi lawan yang besar dan kuat. (*)

Penulis: Irfani Rahman
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved