Berita Kotabaru

Perekonomian Warga Pulau Sebuku Lesu, Begini Penjelasan Kadis Perdagangan Kotabaru

Menanggapi soal melesunya minat beli masyarakat berimbas pada perekonomian seperti terjadi di antaranya Desa Sungaibali, Kecamatan Pulau Sebuku,

Perekonomian Warga Pulau Sebuku Lesu, Begini Penjelasan Kadis Perdagangan Kotabaru
BANJARMASINPOST.co.id/helriansyah
Kepala Dinas Perdagangan dan Pasar Kotabaru, Mahyudiansyah 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Menanggapi soal melesunya minat beli masyarakat berimbas pada perekonomian seperti terjadi di antaranya Desa Sungaibali, Kecamatan Pulau Sebuku, Kepala Dinas Perdagangan dan Pasar Kotabaru Mahyudiansya mengatakan, ada beberapa faktor menjadi penyebab.

Menurut Mahyudiansyah, yang mempengaruhi minat beli masyarakat, ditentukan dalam empat variabel antara lain tingkat pendapatan, selera, dan perubahan lingkungan.

Terlebih dengan tidak beroperasinya perusahaan menyebabkan berkurangnya konsumen karena tidak adanya pendapatan/penghasilan. Sementara barang kebutuhan tersedia.

Baca: Imbas Gubernur Tak Keluarkan Izin PT SILO, Ini yang Dirasakan Warga Pulau Sebuku

Baca: Bikin Gregetan, Begini Cara Pencuri 2 Motor di SMKN 1 Martapura yang Tertangkap CCTV

Baca: Pagi-pagi Satpol PP Banjarmasin Ketuk Pintu Kamar Hotel di Kayutangi, Temukan Pasangan Sedang Begini

Baca: Wanita Ini Temukan Bra dan Pakaian Pria di Bawah Ranjang Kekasihnya, Faktanya Sangat Mengejutkan!

"Selera minat beli masih tapi uang tidak ada. Ini namanya kelesuan ekonomi," ujarnya.

Hal ini, kata Mahyudiansyah, juga akan berimbas pada menurunnya tingkat perekonomian di wilayah tersebut.

Apalagi, di awal tahun sekarang ini beluk adanya kegiatan pembangunan dilaksanakan pemerintah, sehingga tidak ada pergerakan sektoril di masyarakat.

"Pegawai negeri hanya membelanjakan sisa gaji, setelah dipotong di bank. Jadi pergerakan sektorilnya ini lemah. Ditambah lagi melesunya investasi dengan tutupnya perusahaan," katanya, Jumat (2/2/2018).

Untuk bisa mengembalikan pertumbuhan perekonomian, tambah Mahyudiansyah harus dilakukan percepatan kegiatan-kegiatan berpeluang mendongrak penghasilan masyarakat. Baik berumber dari kegiatan pemerintah atau swasta (perusahaan).

"Proyek dipercepat dan perusahaan beroperasi. Sehingga masyarakat bisa mendapat penghasilan. Karena adanya pergerakan ekonomi eksternal," tandasnya. (BANJARMASINPOST.co.id/helriansyah)

Penulis: Herliansyah
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help