Berita HSU

Sosialisasi Karhutla di Desa Banjang, Ipda Siswadi Langsung Matikan Api di Tengah Sawah

Saat anggota datang ke lahan persawahan ternyata pemilik tanah sedang membakar di tengah persawahan.

Sosialisasi Karhutla di Desa Banjang, Ipda Siswadi Langsung Matikan Api di Tengah Sawah
ist
Ipda Siswadi langsung matikan api di tengah sawah di Desa Banjang, HSU 

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI - Musim penghujan sudah mulai berlalu dan masyarakat diminta untuk waspada menghadapi musim kemarau.

Termasuk di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), pada musim kemarau musibah kebakaran menjadi perhatian yang wajib untuk diwaspadai oleh seluruh pihak.

Seperti di Kecamatan Banjang yang sebagian daerahnya merupakan rawa gambut yang sulit untuk dipadamkan jika terjadi kebakaran. Kapolsek Banjang Ipda Siswadi bersama Bhabinkamtibmas langsung menemui warga dengan di persawahan Desa Banjang.

Ipda Siswadi bersama Aipda Soeyatmin, Bripka Marjuni dan Bripka Herry Susanto memberikan sosialisasi untuk larangan membuka lahan dengan cara dibakar. Terlebih saat ini beberapa warga sudah mulai memasuki masa tanam padi.

Baca: Kirana Larasati Diancam Penggemarnya Bakal Diguna-guna, Begini Tanggapan Selebriti Cantik ini

Saat anggota datang ke lahan persawahan ternyata pemilik tanah sedang membakar di tengah persawahan.

"Sumber api langsung kami matikan dan memberikan pengarahan bahwa membakar ditengah persawahan dapat menjadi penyebab kebakaran lahan yang harus dihindari," ujarnya.

Sosialisasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan juga disampaikan kepada warga Desa Banjang Suryadi dan Poniran yang memiliki lahan.

Untuk membuka lahan bisa dilakukan dengan cara dipotong. Sedangkan sisa rumputnya bisa digunakan untuk menguruk jalan menujubpersawahan.

Baca: Murid Aniaya Guru di Sampang Sampai Tewas, Ini Beberapa Kasus Serupa Salah Satunya Gara-gara Ponsel

Selain menyebabkan kebakaran lahan yang dikhawatirkan menjalan hingga kebpenukiman, membuka lahan dengan cara dibakar juga merusak lingkungan dan kualitas udara.

"Jangan sampai ada kabut asap lagi saat musim kemarau, hal itu bisa diantisipasi dengan terus melakukan sosialisasi ke masyarakat," ujar Ipda Siswadi.

Dirinya pun menambahkan bahwa membakar lahan dan hutan juga melanggar hukum yang pelakunya diancam hukuman pidana. Pihak kepolisian akanbmenindaktegas secaraa hukum jika masih melanggar dari apa yang telah disosialisasikan. (*)

Tags
Amuntai
HSU
Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved