Kriminalitas Kotabaru

Dua Pengedar Zenith di Kotabaru Ditangkap, Duh Salah Satunya Ibu Rumah Tangga

Nasi sudah menjadi bubur. Mungkin inilah istilah yang pas bagi Zulkiah (34), warga jalan Titian Beringin, RT 09, RW 03, Desa Rampa,

Dua Pengedar Zenith di Kotabaru Ditangkap, Duh Salah Satunya Ibu Rumah Tangga
Idus 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Nasi sudah menjadi bubur. Mungkin inilah istilah yang pas bagi Zulkiah (34), warga jalan Titian Beringin, RT 09, RW 03, Desa Rampa, Kecamatan Pulaulaut Utara ini.

Bukan saja berurusan dengan aparat kepolisian dari satuan reserse dan narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Kotabaru.

Tapi, bakal mendekam di balik jeruji besi rumah tahanan (rutan) mapolres.

Zulkiah akrab dipanggil Mama Doni, bakal menghabiskan waktu hari-harinya di dalam sel rutan mapolres Kotabaru, lantaran nekat mengedarkan obat keras Carnophen atau Zenith yang dicabut izinnya oleh pemerintah.

Namun apalah daya. Ibarat pepatah sesal tidak berguna.

Zulkiah, berstatus ibu rumah tangga (IRT) ini harus mempertanggung jawabkan perbuatannya yang diduga melanggar hukum. Mengedarkan obat sediaan farmasi tanpa izin.

Kapolres Kotabaru AKBP Suhasto SIK melalui Kasat Res Narkoba AKP Margono mengatakan, selain mengamankan tersangka Zulkiah, pihaknya juga menemukan barang bukti.

Zulkiah
Zulkiah ()

Antara lain 300 butir obat Carnophen, satu buah handphone Nokia warna hitam putih, satu buah toples warna hijau, uang diduga hasil penjualan Rp 100 ribu, dan bungkusan plester.

Menurut Margono, tersangka diringkus di kawasan jalan Wiramartas, RT 03, Kelurahan Kotabaru Hulu, Kecamatan Pulaulaut Utara, Kamis (1/2/2018) sekitar pukul 18.00 Wita.

Hasil pengembang anggota sebelumnya menangkap Muhammad Idrus alias Idus (35), warga jalan Wiramartas, RT 08/02, Kelurahan Kotabaru Hulu, Kecamatan Pulaulaut Utara, berselang 30 menit sebelum petugas meringkus Zulkiah.

Idus tidak bisa mengelak karwna tertangkap tangan anggota, saat mengedarkan zenith kepada pembeli yaitu Ufik di kawasan tersebut.

"Dilakukan penggeledahan ditemukan 9 butir obat zenith," kata Margon, Sabtu (3/2/2018) pagi.

Hasil interogasi anggota, tambah Margono, tersangka Idus mengaku, obat zenith yang dijual ke pembeli didapatkannya dari Zulkiah.

"Kemudian dilakukan penangkapan terhadap tersangka Zulkiah," jelasnya.

Mempertanggung jawabkan perbuatannya, kedua tersangka telah diamankan guna proses hukum lebih lanjut. (BANJARMASINPOST.co.id/helriansyah)

Penulis: Herliansyah
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help