Berita Banjarbaru

Kepsek Ini Hindarkan Kebiasaan Membaca Melalui Gadget, Caranya Begini

Murid pun tampak ramai sekadar melihat buku-buku yang baru didatangkan itu. Sebagian juga ada yang duduk untuk membaca buku.

Kepsek Ini Hindarkan Kebiasaan Membaca Melalui Gadget, Caranya Begini
Milna Sari
Kepsek SDN 1 Guntung Payung Landasan Ulin terima sumbangan buku dari orangtua siswa, Senin. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Pojok ruangan di SDN 1 Guntung Payung Landasan Ulin, Kota Banjarbaru tampak berbeda dari biasanya. Jika biasanya hanya kosong, kini terlihat tak berisi buku dan koran bacaan diletakkan.

Murid pun tampak ramai sekadar melihat buku-buku yang baru didatangkan itu. Sebagian juga ada yang duduk untuk membaca buku.

Jelas Kepala Sekolah SDN 1 Guntung Payung, Hj Marliani saat ditemui, Senin (05/02/2018) pihaknya sengaja membuat pojok literasi yaitu sejenis perpustakaan namun kini lebih mudah, karena pojok literasi ini dekan dengan murid.

Baca: Apa Itu Kematian? Ini Pengakuan 6 Orang yang Hidup Lagi setelah Dinyatakan Mati oleh Medis

"Kalau perpustakaan kan di dalam ruangan, ini di luar, bahkan sehari-hari dilintasi oleh anak-anak, harapan kita mereka yang tidak kepikiran mau membaca, ketika melihat pojok literasi ini bisa berkeinginan untuk membaca," jelasnya.

Dengan kecanggihan teknologi kini, usia anak mengenal gadget semakin lebih muda. Dengan adanya pojok literasi, ia ingin agar anak tak hanya dekat dengan gatget namun juga buku.

Baca: Jadwal Siaran Langsung Liga Inggris Watford vs Chelsea di MNC TV Malam Ini, Liga Inggris Pekan 26

Membaca di buku tambahnya bisa dipertanggungjawabkan dan bisa dikontrol, berbeda dengan membaca dari dunia internet.

Baca: Saya Akan Menjadi Kakinya Selamanya, Saya Akan Bersamanya Selamanya

Buku-buku untuk pojok literasi ini tambah Marliani bukan dari perpustakaan, namun buku-buku sumbangan dari perusahaan, orangtua siswa dan dari sumbangan guru-guru.

"Bagi yang mau menyumbangkan buku-bukunya, bekas atau baru, yang penting masih bisa dibaca dan bermanfaat boleh sumbangkan ke pojok literasi kami," tambahnya.

Semakin banyak buku yang ada, tambah Marliani maka akan semakin banyak ilmu pengetahuan yang bisa dipelajari oleh murid-muridnya. (Milna)

Penulis: Milna Sari
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help