Setelah Akun Warga Papua, Kesaksian Tim UGM yang ke Asmat Makin 'Tampar' Aksi Ketua BEM UI

Siapa sangka, lima hari sebelum heboh aksi kartu kuning Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UI Zaadit Taqwa terjadi pada Jumat 2 Februari 2018

Setelah Akun Warga Papua, Kesaksian Tim UGM yang ke Asmat Makin 'Tampar' Aksi Ketua BEM UI
kolase TRIBUNWOW.com
Zaadit Taqwa dan warga Papua. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Siapa sangka, lima hari sebelum heboh aksi kartu kuning Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UI Zaadit Taqwa terjadi pada Jumat 2 Februari 2018, ternyata kampus Universitas Gajah Mada sudah lebih dulu mengirim utusannya untuk terjun langsung ke Asmat, Papua, menangani permasalahan gizi buruk di sana.

Artinya, sebelum Zaadit menyodorkan 'kartu kuning' ke presiden, kampus UGM sudah lebih dulu menerjunkan aksi nyata ke permasalahan gizi buruk di Papua.

Inilah yang menjadikan Kampus UI dan UGM mendadak dibanding-bandingkan.

Baca: Saya Akan Menjadi Kakinya Selamanya, Saya Akan Bersamanya Selamanya

Baca: Mengenaskan, Puluhan Migran Ditemukan di Laut Mediterania dengan Kondisi Begini

Baca: Bikin Iri! Dua Pria di Banjarmasin Ini Raup Rupiah Lewat Game Online, Begini Caranya

Heboh soal perbandingan kedua kampus perguruan tinggi negeri itu muncul di kolom komentar Instagram Zaadit Tagwa yakni @Zaaditt .

Seorang pemilik akun @kikodedoUGM masuk ke Instagram Zaadit dan menulis komentar "UGM udah kesana duluan tu tong, ga pake heboh nyari rame biar ngetop kaya loe."

"Contoh anak UGM terjun dulu baru komplen ke jokowi," sahut akun @mike_sitorus .

Akun ini juga menulis, "Pak jokowi sendiri (melihat) itu hal rumrah bro tapi caranya memalukan anak2 UI, sdh direncanakan pake bawa peluit segala, pdhl rektor sdh atur BEM utk ketemu jokowi bkn begitu caranya."

Halaman
1234
Editor: Ernawati
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved