Bumi Antaluddin

GNOTA Serahkan 110 Sepeda Kepada Pelajar SD

Gerakan Nasional Orang Tua Asuh (GNOTA) Hulu Sungai Selatan (HSS) menyerahkan bantuan kepada ratusan pelajar Sekolah Dasar

GNOTA Serahkan  110 Sepeda Kepada Pelajar SD
istimewa/protokol dan kehumasan
GNOTA HSS menyerahkan bantuan sepeda kepada 110 pelajar SD di HSS 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Gerakan Nasional Orang Tua Asuh (GNOTA) Hulu Sungai Selatan (HSS) menyerahkan bantuan kepada ratusan pelajar Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten HSS.

Kegiatan yang dilaksanakan di Pendopo HSS, Selasa, (6/2) dihadiri Bupati HSS H Achmad Fikry dan Ketua GNOTA HSS H Isnaniah A Fikry dan para Kepala SKPD HSS.

Bantuan yang diserahkan dari GNOTA HSS berupa sepeda kepada para pelajar SD yang tersebar di HSS.

Ada sebanyak 110 sepeda yang diserahkan kepada siswa SD melalui 11 perwakilan siswa.

Penyerahan simbolis dilakukan secara langsung oleh H Achmad Fikry yang didampingi Hj Isnaniah kepada pelajar yang menjadi anak asuh Gerakan Nasional Orang Tua Asuh (GNOTA) se Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS).

Dari 110 orang anak asuh, sebelas orang anak terpilih untuk menerima bantuan sepeda secara simbolis.

Mereka mewakili sebelas kecamatan di Kabupaten HSS.

Bupati HSS, H Achmad Fikry, bersama salah seorang siswa SD penerima bantuan sepeda GNOTA
Bupati HSS, H Achmad Fikry, bersama salah seorang siswa SD penerima bantuan sepeda GNOTA (istimewa/protokol dan kehumasan)

Ketua GNOTA Kabupaten HSS, Hj Isnaniah Fikry mengatakan lembaga GNOTA merupakan wadah kepedulian dan menggerakkan masyarakat sebagai orang tua dalam memberikan bantuan kepada anak asuh usia sekolah dari keluarga kurang mampu.

“Pendidikan merupakan tanggung jawab bersama antara keluarga, masyarakat dan pemerintah,” katanya.

Selain itu, Hj Isnaniah mengatakan maksud dan tujuan terlaksananya kegiatan tersebut adalah untuk membantu terlaksananya program pendidikan wajib belajar pendidikan dasar sembilan tahun secara merata, serta membantu anak usia sekolah dari keluarga kurang mampu yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

"Sejak dikukuhkannya GNOTA Kabupaten HSS pada tahun 2014, GNOTA HSS telah menyalurkan bantuan kepada anak SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA dari keluarga kurang mampu," katanya.

Sejak itu telah terbantu sebanyak 150 siswa SLTA sederajat, 332 siswa SLTP sederajat, 903 siswa siswi SD sederajat dan tiga orang anak yang mendapatkan beasiswa di perguruan tinggi.

Para siswa penerima bantuan GNOTA
Para siswa penerima bantuan GNOTA (istimewa/diskominfo tabalong)

“Pada 2018 ini GNOTA HSS telah menyalurkan bantuan berupa 296 paket baju seragam dan peralatan sekolah,” lanjutnya.

Bantuan yang diterima GNOTA Kabupaten HSS berupa hibah dari pemerintah daerah, anggaran belanja Dinas Pendidikan dan para donator, baik berupa uang ataupun barang.

Bupati HSS H Achmad Fikry mengajak anak-anak asuh agar bersyukur, karena sekarang ada orang atau organisasi untuk membantu kelancaran sekolah dengan berbagai fasilitas yang diberikan.

Untuk itu para siswa harus rajin sekolah, berbakti kepada orangtua dan menghormati para guru.

Pihaknya berpesan dengan berbagai bantuan pemerintah, baik melalui GNOTA, Indonesia Pintar, Program Keluarga Harapan (PKH), dan lainnya, para anak asuh jangan pernah patah semangat untuk bersekolah dan menuntut ilmu.

Ditegaskannya, pemerintah terus memberikan bantuan bagi mereka yang memerlukan. Pendidikan memiliki arti penting, sehingga pemerintah daerah terus berusaha maksimal, agar anak-anak atau generasi muda HSS, menyelesaikan pendidikan minimal setingkat SLTA.

Dirinya juga bersyukur, sekarang ini beberapa pondok Pesantren di Kandangan juga memiliki program pendidikan yang setara dengan program wajib belajar yang digalakkan pemerintah.

Dalam kesempatan itu, Bupati menceritakan pengalamannya ketika bersekolah sejak tingkat SD hingga SMA.

Bupati juga ingin menularkan semangatnya dalam menuntut ilmu, kepada para anak asuh.

“Semangat yang ingin kami dorong kepada anak-anak adalah semangat untuk menuntut ilmu. Semangat untuk belajar itu suatu keharusan,” ujar Bupati.

Melalui GNOTA, pemerintah ingin mendorong anak-anak agar menjadi anak yang cerdas, beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT karena yang ingin dicapai pemerintah adalah masyarakat yang sejahtera dunia dan akhirat.

Kepada para orang tua, secara khusus Bupati berpesan agar bersemangat pula dalam menyekolahkan anak mereka.

"Menyekolahkan anak, jangan hitung-hitung rupiah karena anak itu investasi kita ke depan," katanya. (*/AOL)

Simak pula informasi pembangunan Hulu Sungai Selatan di tautan berikut ini

Tags
HSS
GNOTA
Penulis: Aprianto
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help