Kriminalitas Tanahbumbu

52 Unit Sepeda Motor, 12 Tersangka Terjaring Selama Operasi Jaran Intan 2018

Sebanyak enam orang yang menjadi korban pencurian sepeda motor menerima lagi sepeda motornya yang hilang.

52 Unit Sepeda Motor, 12 Tersangka Terjaring Selama Operasi Jaran Intan 2018
Banjarmasinpost.co.id/Man Hidayat
Press relaese dipimpin Wakapolres Tanahbumbu Kompol Norhayat 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Sebanyak enam orang yang menjadi korban pencurian sepeda motor menerima lagi sepeda motornya yang hilang.

Sepeda motor tersebut diterima dari Polres Tanahbumbu yang berhasil meringkus pelaku dan mendapatkan sepeda motor yang dicuri pelaku.

Serah terima tersebut disambut baik oleh pengendara yang hadir langsung pada press release Operasi Kewilayahan Polres Tanbu dengan sandi Jaran Intan 2018.
Sahlan yang kini sepeda motornya diketemukan merasa senang karena sudah sekitar tiga bulan sepeda motornya hilang kini kembali.

"Saya berterimakasih karena Polres Tanahbumbu bisa menangkap pelaku dan sepeda motor saya kembali. Terimakasih banyak pak polisi yang sudah bertindak cepat dan menangkap pelakunya," ujar Sahlan yang sepeda motornya dibawa kabur saat kunci masih menempel didepan rumahnya.

Baca: Jadwal Badminton Asia Team Championships 2018 Malam Ini - Marcus/Kevin Disimpan Lawan Filipina

Baca: Cemburu Kekasih Sering Diapeli, Pria Ini Habisi Kakak Pacarnya, Pelaku Ditembak Saat Kabur

Sementara itu, Waka Polres Tanbu Kompol Norhayat Sik didampingi Kasat reskrim AKP Kahirul Basyar, mengatakan hasil operas Jaran Intan 2018 telah mengamankan barang bukti sepeda motor sebanyak 52 unit berbagai merek. Dari 52 unit tersebut, ada sebanyak 12 tersangka kasus pencurian tersebut.

"Ada 6 orang yang menjadi target operasi (TO) dan sisanya 6 orang bukan target atau non TO. Semua pelaku merupakan warga lokal Tanahbumbu, namun pernah mencuri di Kalimantan Timur," katanya.

Dijelaskannya, modus pencurian yang sekarang ini ditangani tidak banyak yang menggunakan kunci T melainkan modus lain. Karena dari 52 sepeda motor tersebut, hanya 2 kasus yang melakukan pencurian dengan kunci T.

Kasus yang ada ternyata menggunakan motif kelengahan pemilik dan mudahnya meminjamkan sepeda motornya kepada orang lain. Misalnya saja, pelaku meminjam sepeda motor untuk membeli rokok dan ternyata sepeda motornya langsung dibawa kabur.

Baca: Sempat Bikin Heboh! Ini Keadaan Manohara Sekarang, Foto-fotonya Bikin Cowok Ogah Kedip

Ada pula yang meminjamkan sepeda motornya karena merasa sudah kenal namun ternyata dimanfaatkan orang lain.

"Jadi pelaku ini merupakan sindikit baru yaitu dengan meminjam dan memanfaatkan kelemahan orang lain yang mudah percaya. Sekarang ternyata lebih mudah yang seperti itu dibandingkan yang beraksi dengan kunci T-nya," katanya.

Khairul menambahkan, dari 52 sepeda motor tersebut, ada sebanyak 32 unit sepeda motor tak bertuan. Sehingga masyarakat diharapkan datang ke Polres Tanbu bila merasa sepeda motornya hilang.

"Kami harap kepada masyarakat, bila merasa kehilangan sepeda motor bisa datang dan melakukan pengecekan sepeda motor ke polres Tanbu. Bila itu memang miliknya bisa dibawa pulang hanya dengan membawa barang bukti kepemilikan dan pengambilan tidak dipungut biaya sepersen pun," pungkasnya. (Banjarmasinpost.co.id/Man hidayat)

Penulis: Man Hidayat
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help