BanjarmasinPost/

Berita Kotabaru

Cuaca Ekstrem Dua Hari Terakhir, Peceklik Ikan Landa Nelayan Pulau Sembilan

Sudah dua hari ini mereka terpaksa tidak melaut akibat cuaca ektrem, gelombang besar disertai angin kencang.

Cuaca Ekstrem Dua Hari Terakhir, Peceklik Ikan Landa Nelayan Pulau Sembilan
banjarmasinpost.co.id/helriansyah
Nelayan Pulau Sembilan istirahat melaut karena gelombang tinggi terjadi dua hari terakhir. 

BANJARMASINPOST.CO.ID,KOTABARU - Musim paceklik kembali mendera nelayan Pulau Sembilan, Kecamatan Pulau Sembilan Kotabaru. Sudah dua hari ini mereka terpaksa tidak melaut akibat cuaca ektrem, gelombang besar disertai angin kencang.

Ratusan nelayan tidak dapat melaut, waktu istirahat terpaksa mereka gunakan memperbaiki perahu. Dilakukan warga mayoritas karena tidak ada pekerjaan sampingan selain melaut.

Hasbi salah seorang warga Pulau Marabatuan, Kecamatan Pulau Sembilan mengatakan, gelombang tinggi disertai angin kencang yang datang secara tiba-tiba sudah terjadi dalam dua hari ini.

"Kalau anginnya kadang-kadang datang. Gelombangnya yang sudah 2x24 jam tidak berhenti," kata Hasbi.

Baca: Mau Menghibur WNI, Dua Pelawak Indonesia Digerebek dan Diadili di Hong Kong Gara-gara Ini

Diakui Hasbi, musim paceklik bukan yang kali pertama dialami nelayan di Pulau Sembilan. Namun fenomena itu kerap terjadi setiap tahun.

Hanya saja fenomena terjadi tahun ini lepas dari prediksi nelayan. "Memang setiap tahun. Tapi biasanya di bulan Nopember sampai Januari. Tapi terjadinya di bulan Februari," kata Hasbi, Selasa (6/2/2018).

Nelayan memilih tidak melalut. Waktu istirahat mereka gunakan untuk pemeliharaan perahu, karena gelombang yang tidak ada jedanya menggulung setinggi lebih satu meter.

"Ada juga beberapa yang melaut. Tapi sekadar mencari lauk makan," tandasnya.(hel)

Penulis: Herliansyah
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help