Berita Kabupaten Banjar

Haul ke-49 KH Anang Sya'rani Arief, di Tanah Suci, Ulama Ini Dapat Gelar Mutiara dari Banjar

Puluhan ribu umat muslim hari ini terlihat memadati gelaran Haul ke 49 wafatnya KH Anang Sya'rani Arief.

Haul ke-49 KH Anang Sya'rani Arief, di Tanah Suci, Ulama Ini Dapat Gelar Mutiara dari Banjar
banjarmasinpost.co.id/hari widodo
Puluhan ribu umat muslim hari ini terlihat memadati gelaran Haul ke 49 wafatnya KH Anang Sya rani Arief. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Puluhan ribu umat muslim hari ini terlihat memadati gelaran Haul ke 49 wafatnya KH Anang Sya'rani Arief.

Para jamaah terlihat duduk memenuhi kubah KH Anang Sya'rani Arief dan halaman serta memanjang di sepanjang Jalan Melayu.

Mereka tampak khusyuk mengikuti rangkaian haul yang diawali dengan pembacaan Surah Yasin, Tahlil serta Maulidul Rasul.

Tampak hadir digelaran itu Bupati Banjar KH Khalilurrahman serta tokoh ulama dan habib.

Baca: Mau Tahu Kelakuan Orang Jaman Dulu? Impor Air Seni Demi Membuat Pasta Gigi

KH Anang Sya'rani Arief di masa muda bersama sepupunya, Syekh Muhammad Syarwani Abdan Bangil, di tanah suci duanya mendapat gelar Dua Mutiara dari Banjar.

22 tahun menimba ilmu di Makkah dan sempat menjadi pengajar di Masjidil Haram, sekitar tahun 1952, KH Sya’rani Arif kembali ke Martapura.

Baca: Inikah Akhir Dunia? Lubang Misterius Ini Makin Banyak, Warga Gunungkidul Resah!

Di kampung halaman, Guru Sya’rani Arif diserahi tongkat estafet kepemimpinan dari KH Kasyful Anwar sebagai pimpinan Pondok Pesantren Darussalam.

Al-Muhaddist KH Anang Sya’rani arif pun membuka majelis pengajian khusus guru-guru di kediaman, di Kapung Melayu.

"Beliau itu seorang Muhadits yakni seorang yang ahli dan hafal ribuan hadits lengkap dengan sanadnya," ujar seorang umat muslim.

Penulis: Hari Widodo
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help