HSU Bertakwa

Dapat Pengarahan Presiden Soal Kebakaran Hutan, Bupati Abdul Wahid Langsung Instruksikan Ini

Kegiatan tersebut adalah pengarahan dari Presiden Republik Indonesia Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Kebakaran Hutan Dan

Dapat Pengarahan Presiden Soal Kebakaran Hutan, Bupati Abdul Wahid Langsung Instruksikan Ini
via BANJARMASINPOST.co.id/reni kurnia wati
Bupati HSU, Abdul Wahid, bersama Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor, usai rakor membahas kebakaran hutan, Selasa (6/2/2018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID. AMUNTAI - Bupati Hulu Sungai Utara (HSU), Drs H Abdul Wahid HK MM MSi, menghadiri undangan dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, Selasa (6/2/2018) lalu.

Kegiatan tersebut adalah pengarahan dari Presiden Republik Indonesia Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Kebakaran Hutan Dan Lahan Tahun 2018 Bertempat di Istana Negara Republik Indonesia.

Turut hadir dari pihak Kepolisian dan Tentera Republik Indonesia berhadir juga AKBP Agus Sudaryatno S.IK, MH Kapolres Hulu Sungai Utara Dan Letkol CPN. Sundoro Agung Nugroho, M.Si (Han) Dandim 1001 Amuntai - Balangan Serta Gubernur Kalimantan Selatan H. Sahbirin Noor.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan arahan kepada sejumlah menteri, pimpinan lembaga dan kepala daerah untuk pengendalian kebakaran hutan dan lahan tahun 2018.

Menko Perekonomian Darmin Nasution dalam sambutannya melaporkan angka kebakaran hutan dan lahan yang mengalami penurunan di tahun 2017.

Bupati HSU, Abdul Wahid, bersama Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, bersama unsur TNI-Polri, usai rakor.
Bupati HSU, Abdul Wahid, bersama Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, bersama unsur TNI-Polri, usai rakor. ()

Darmin mengatakan, kejadian kebakaran hutan dan lahan tahun 2017 lebih sedikit dari tahun 2016.

"Ini bukti keberhasilan upaya pencegahan kebakaran yang dilakukan pemerintah, dunia usaha, maupun masyarakat di sekitar," kata Darmin, Selasa (6/2/2018).

Beberapa Menteri yang hadir antara lain Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menteri LHK Siti Nurbaya, Menkum HAM Yasonna H Laoly, Menteri Kesehatan Nila F Moloek.

Serta Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, dan sejumlah kepala daerah dan pimpinan TNI-Polri di daerah.

Dalam pengarahannya Jokowo mengatakan akan memberikan tindakan yang tegas bagi pelanggar yang tetap nekat melakukan pembakaran hutan dan lahan.

Bupati HSU, Abdul Wahid, dan Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor.
Bupati HSU, Abdul Wahid, dan Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor. ()

Jokowi mengingatkan kembali soal sanksi pencopotan ini karena kemungkinan sudah ada Kapolda, Kapolres, Pangdam dan Danrem yang baru dimutasi ke wilayah rawan kebakaran hutan.

Bupati HSU, Abdul Wahid, usai pengarahan menyatakan akan berusaha optimal untuk melaksanakan arahan Presiden tersebut dengan berkoordinasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, khususnya Dandim dan Kapolres serta dengan melibatkan seluruh elemen serta potensi yang ada di Kabupaten Hulu Sungai Utara.

“Dari lini terendah di masyarakat terus diberikan sosialisasi mengenai larangan pembakaran hutan dan lahan, untuk sanksi sendiri juga telah disampaikan bahwa termasuk pelanggaran hukum pidana yang akan ditindak tegas bagi siapapun yang melanggar,” ujarnya. (BANJARMASINPOST.co.id/AOL)

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help