BanjarmasinPost/

Ekonomi dan Bisnis

Giliran Ritel Pakaian Bermerek Asal Inggris Terseok-seok Terancam Bangkrut

Menyadari bisnisnya semakin rontok, pihak manajemen New Look menempuh langkah getir, yaitu menutup gerai-gerainya.

Giliran Ritel Pakaian Bermerek Asal Inggris Terseok-seok Terancam Bangkrut
via KOMPAS.com
New Look(Chronicle Live) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MANCHESTER - Toko pakaian asal Inggris, New Look, kian gamang menghadapi ganasnya industri ritel. Penjualan tak lagi bergairah.

Menyadari bisnisnya semakin rontok, pihak manajemen New Look menempuh langkah getir, yaitu menutup gerai-gerainya.

Executive Chairman New Look Alistair McGeorge mengatakan, pihaknya tengah menempuh upaya penyelamatan melalui proses company voluntary arrangement (CVA).

Untuk diketahui, CVA lazim digunakan peritel yang terancam bangkrut untuk mengurangi biaya sewa dengan pemilik pusat belanja.

"CVA adalah sebuah opsi kuat bagi kami,” ungkap McGeorge, seperti dilansir The Guardian, Rabu (7/2/2018).

Saat ini, New Look memiliki 594 toko di seluruh Inggris. Sebanyak 60 toko berpotensi gulung tikar.

Penjualan New Look selama 39 pekan hingga 23 Desember 2017 anjlok 6,3 persen menjadi 1,1 miliar Poundsterling. Peritel itu mesti menanggung rugi hingga 123,5 juta Poundsterling.

Bulan lalu, beberapa pemasok untuk New Look juga telah memutuskan undur diri. Keputusan itu diambil seiring gula-gula kekayaan New Look yang tidak lagi manis.

Pekerjaan besar menanti McGeorge dan jajarannya. Mereka mesti menyelamatkan perusahaan di tengah lesunya bisnis ritel.

Kalangan analis menilai, sengkarut New Look tak lepas dari kesalahan taktik manajemen sebelumnya yang dipimpin Anders Kristiansen.

Di bawah kepemimpinan Anders, yang pamit pada September tahun lalu, New Look menaikkan harga secara signifikan dan mulai menjual pakaian untuk segmen usia terlalu muda. (KOMPAS.com)

Editor: Ernawati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help