BanjarmasinPost/

Berita HSU

Kondisinya Hancur Lebur Saat Musim Hujan, Jalan Pulau Damar Kembali Diusulkan

Rusmadi menambahkan saat ini masih banyak warga yang menggunakan jalan tersebut untuk menuju Desa Pawalutan.

Kondisinya Hancur Lebur Saat Musim Hujan, Jalan Pulau Damar Kembali Diusulkan
banjarmasinpost.co.id/reni kurniawati
Kondisi Jalan Pulau Damar, Banjang, HSU, saat musim hujan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI - Desa Pawalutan Kecamatan Banjang memang berada cukup jauh dari pusat kecamatan. Jika ingin mengunjungi Desa Pawalutan dari pusat kota kecamatan Banjang memang cukup sulit.

Terdapat satu jalan yang lebih dekat namun sayangnya kondisinya masih berupa jalan tanah. Sulit dilalui oleh kendaraan roda dua apalagi kendaraan roda empat.

Kondisi ini semakin parah saat musim penghujan karena jalanan menjadi sangat becek.

Camat Banjang Rusmadi Juriani mengatakan jalan dari Desa Pulau Damar menuju Desa Pawalutan memang masih sulit untuk dilintasi. Tahun lalu Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dari Pusat melakukan pengurukan jalan namun masih belum seluruhnya. Perbaikan jalan juga masih berupa urukan tanah.

Baca: Ini 4 Titik yang Harus Sering Diusap, Disentuh dan Dicium Orangtua kepada Anak ala Rasulullah SAW

Rusmadi menambahkan saat ini masih banyak warga yang menggunakan jalan tersebut untuk menuju Desa Pawalutan. Di Desa Pawalutan terdapat Sekolah Dasar dan SMP yang beberapa gurunya tinggal di Desa Banjang.

Para guru biasanya melintasi jalan tersebut saat tidak hujan, karena saat basah jalan tersebut sulit untuk dilewati. "Beberapa warga memang ada yang mengeluhkan langsung kepihak kecamatan berharap jalan tersebut diperbaiki, sudah kami masukkanbdalam Musrenbang. Namun karena jalan tersebut termasuj jalan Provinsi yang menghubungkan Kabupaten HSU dan HST maka pemerintah daerah tak bisa menggunakan APBD," ujarnya.

Namun pihaknya juga telah berkoordinasi agar bisa mengusulkan ke Pemerintah Provinsi. Jalan tersebut memang banyak yang memanfaatkan. Tak heran jika warga sempat marah saat jalan tersebut semakin rusak akibat adanya aktifitas Pertamina PE yang tengah melakukan pengumpulan data kandungan minyakvyang saat ini tengah dilakukan di Kabupaten HSU.

Baca: Viral! Suara Merdu Muslimah Cantik Ini Menyanyikan Nasyid Bikin Warganet Terpesona, Lihat Videonya

"Para pekerja dari Pertamina biasanya membawa truck melintasi jalan tersebut yang membuat jalan menjadi semakin rusak, namun mereka telah berjanji akan melakukan perbaikan saat musim kemarau nanti dengan menumpuk batu untuk para pengguna kendaraan roda dua," ujarnya.

Terpisah PLT Kepala Bdan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) HSU Hasmi Rivai mengatakan sebelumnya memang telah dilakukan perbaikan melalui BNPB karena termasuk dalam daerah yang terkena dampak bencana banjir.

Dan perbaikan akan kembali diusulkan tahun ini yang juga menjadi dampak musibah banjir. "Kondisi jalan saat ini memang semakin rusak karena sempat terkena banjir beberapa bulan lalu," ungkapnya.

Dan kali ini pihaknya akan kembali melakukan pengukuran untuk kembali diusulkan kepada BNPB agar dilakukan perbaikan.

"Pihak BNPB juga telah melakukan pengecekan, dan kami berharap bisa dilakukan perbaikan akibat dari bencana banjir," ujarnya. (*)

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help