Berita Tanahlaut

Ini Titik Rawan Pilkada di Kalsel, Kapolda: Laporan Intelejen Ada Riak di Tabalong!

Menurut Rachmat Mulyana, hasil informasi intelejen dari empat daerah kabupaten di Kalsel yang melaksanakan Pilkada serentak

Ini Titik Rawan Pilkada di Kalsel, Kapolda: Laporan Intelejen Ada Riak di Tabalong!
mukhtar wahid
Peragaan simulasi sistem pengamanan kota di halaman Stadion Pertasi Kencana, Pelaihari, Kabupaten Tanahlaut, Jumat (9/2/2018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di empat kabupaten di wilayah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) sudah terpetakan titik rawannya.

Itu dikatakan Kapolda Kalsel Brigjend Rachmat Mulyana seusai mengikuti dan menilai peragaan simulasi sistem pengamanan kota di halaman Stadion Pertasi Kencana, Pelaihari, Kabupaten Tanahlaut, Jumat (9/2/2018).

Menurut Rachmat Mulyana, hasil informasi intelejen dari empat daerah kabupaten di Kalsel yang melaksanakan Pilkada serentak, 27 Juni 2018 ini, Kabupaten Tabalong dinilai rawan.

Baca: BINUANG BERPESTA! Zaskia Gotik, Via Vallen, Ayu Ting Ting dan Artis Lainnya Bakal Datang Minggu

Baca: BINUANG BERPESTA, Minggu Mulai Pukul 12.00 Wita, Jalan Binuang Ditutup Total

Baca: VIDEO - Rambut dan Kulit Kepala Terkelupas, Hebatnya Perempuan Ini Masih Sadar

Baca: Pat Torpey Meninggal Dunia, Mengenang Sang Drummer Mr Big yang Mengidap Parkinson

"Sementara dari laporan dari intelejen sedikit ada riak di Kabupaten Tabalong. Itu karena Bupati Incumbent masih aktif. Belum cuti," katanya.

Rachmat Mulyana mengaku tidak ingin underistime terhadap ekskalasi politik selama proses Pilkada di empat Kabupaten, termasuk di Kabupaten Tanahlaut.

"Peragaan simulasi tadi setidaknya memberi gambaran eskalasi rendah, menengah dan tinggi, sudah ada gambaran anggota untuk bertindak," katanya.

Peragaan simulasi yang dilaksanakan jajaran personel Operasi Mandiri Kewilayahan Mantap Praja Tuntungpandang diapresiasi Rachmat Mulyana.

Ia berharap minimal jajaran Kepolisian di tiga wilayah lainnya dapat menerapkan dan menduplikasi simulasi pengamanan Pilkada ala Polres Tanahlaut.

Dalam simulasi itu, tepuk tangan hadirin saat dua kali ledakan terjadi. Satu saat mendobrak rumah persembunyian para sandera yang menculik pegawai penyelenggara Pilkada.

Ledakan kedua, sisa bom mobil penculik penyelenggara Pilkada yang keburu meledak sebelum dijinakkan oleh tim Gegana Brimob Polda Kalsel. Beruntung polisi yang akan menjinakkan bom, sudah mengenakan pakaian anti bom selamat. (Banjarmasinpost.co.id/Mukhtar Wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help