Kasus Ambruknya Jembatan Mandastana

Kementerian PUPR: Jembatan Mandastana Amblas karena Pengerjaan Tak Sesuai Kontrak

Dijelaskan, gangguan kecil di bangunan itu dapat menyebabkan sudden collapse dan mengakibatkan amblasnya seluruh Pilar P3.

Kementerian PUPR: Jembatan Mandastana Amblas karena Pengerjaan Tak Sesuai Kontrak
Harian Banjarmasin Post Edisi Jumat (9/2/2018) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Bersamaan dengan penyelidikan kasus ambruknya jembatan Mandastana Batola yang terjadi pada 17 Agustus 2017 silam oleh tim Polda Kalsel, beredar juga surat diduga dari Kementerian PUPR mengenai laporan hasil penelitian penyebab amblasnya jembatan Mandastana.

Surat ber kop Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia tertanggal 4 Januari 2018 yang ditujukan ke Bupati Batola. Masih belum diketahui apakah benar surat itu dari Kementerian PUPR itu.

Surat itu sendiri memuat laporan akhir tim penilai ahli kegagalan bangunan Jembatan Tanipah Kabupaten Barito Kuala. Dilaporkan dalam surat adanya indikasi tidak dipenuhinya kepatuhan terhadap standar keamanan, keselamatan, kesehatan, dan keberlanjutan dalam penyelenggaraan jasa konstruksi pada Jembatan Tanipah.

Baca: Pengakuan Mengejutkan Kriss Hatta Soal Imannya Setelah Dikhianati Istri yang Membuatnya Mualaf

Baca: Beredar Surat Kementerian PUPR untuk Bupati Batola, Polda Belum Tetapkan Tersangka

Dalam surat itu juga menyebut penyebab utama amblasnya jembatan Tanipah adalah panjang tiang pancang di pilar P3 lebih pendek (kurang lebih 31 meter) dari desain (41,1 meter).

Kondisi itu yang menyebabkan terjadinya unstable equilibrium, di mana beban mati yang bekerja pada pilar P3 sangan mendekati kapasitas daya dukung vertikal grup tiang pada pilar P3.

Dijelaskan, gangguan kecil di bangunan itu dapat menyebabkan sudden collapse dan mengakibatkan amblasnya seluruh Pilar P3.

Baca: Terungkap, Panjang Tiang Pancang P3 Jembatan Mandastana Batola 10 Meter Lebih Pendek dari Desain

Masih dari laporan itu, hasil obeservasi tim, pelaksanaan bangunan bawah dan bangunan atas jembatan tidak sepenuhnya mengikuti gambar kontrak yang diajukan oleh konsultan perencana.

Halaman
12
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved