Berita Banjarbaru

Kok Malah Satpol PP yang Jaga Ketat Lampu Merah, Bukan Polisi Ya? Ternyata Ini Alasannya

"Karena laporan warga ada beberapa hari terakhir Penjual Kelepon dan Kemocing yang sering menggangu aktifitas Lalu Lintas"

Kok Malah Satpol PP yang Jaga Ketat Lampu Merah, Bukan Polisi Ya? Ternyata Ini Alasannya
nia kurniawan
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Banjarbaru melakukan penjagaan beberapa titik pertigaan Lampu merah. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Banjarbaru melalui regu standby khusus, melakukan beberapa pemantauan di beberapa titik pertigaan Lampu merah. Petugas kembali siaga dari penjual kelepon dan kemoceng liar yang ganggu kelancaran lalulintas.

"Karena laporan warga ada beberapa hari terakhir Penjual Kelepon dan Kemocing yang sering menggangu aktifitas Lalu Lintas Warga. muncul jualan kami sikat" tegas Kasatpol PP Banjarbaru Marhain Rahman melalui anggota Penyidik PNS, Yanto Hidayat.

Tim stanby khusus melakukan pemantauan aktivitas di Lampu merah Km.33 atau di simpang 3 brimob.

Baca: BINUANG BERPESTA! Zaskia Gotik, Via Vallen, Ayu Ting Ting dan Artis Lainnya Bakal Datang Minggu

Baca: BINUANG BERPESTA, Minggu Mulai Pukul 12.00 Wita, Jalan Binuang Ditutup Total

Baca: VIDEO - Rambut dan Kulit Kepala Terkelupas, Hebatnya Perempuan Ini Masih Sadar


Yanto mengatakan kini kembali siaga jaga persimpangan. Selain di lokasi itu petugas juga jaga lampu merah km 33 H Idak.

"Masih ada yang curi kesempatan jual klepon. padahal sebelumnya sudah aman tidak ada yang jualan kelepon," katanya.

Satpol PP Banjarbaru siapkan petugas jaga dari sejak pagi dua orang pukul 10.00-14.00 WITA. Lalu siang 14.00-18.00 juga melibatkan dua orang petugas.

Selain membahayakan keselamatan diri sendiri, keberadaan PKL Klepon di kawasan lampu merah juga mengganggu kenyamanan pengendara lalulintas. (kur)

Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved